Categories: PENDIDIKAN

Layak Dicontoh, Ini Yang Dilakukan Pelajar Tanpa Aksi Hura-Hura

WONOSARI, Selasa Pahing-–Merayakan kelulusan sekolah sebaiknya dilakukan secara positif bukan dengan cara hura-hura ataupun corat-coret baju. Seperti yang dilakukan siswa kelas XII SMA N 2 Wonosari ini patut dicontoh oleh pelajar lain yang ada di Gunungkidul. Seluruh tanpa terkecuali setelah mengetahui bahwa lulus 100% semua langsung menyebar. Para siswa turun ke berbagai sudut Kota Wonosari, bukan untuk konvoi ataupun coret-coret seragam melainkan membagi-bagikan nasi kotak dan meh manis secara gratis untuk merayakan kelulusan.

Aksi bagi-bagi nasi kotak dan teh manis ini dilakukan di sejumlah titik kota seperti depan Pasar Argosari, seputaran Gedung Olahraga Siyonoharjo, dan juga Titik Nol Kilometer Gunungkidul, Sasaran pembagian adalah pedagang kaki lima, masyarakat, lansia di seputaran Pasar Argosari.

Koordinator kegiatan, Ahmad Fakturozi mengatakan cara perayaan kelulusan dengan pembagian nasi bungkus seperti ini adalah untuk memberikan kesan positif dimasyarakat, Mereka lebih memilih cara ini daripada hanya hura-hura seperti konvoi atau corat-coret yang bisa mengganggu masyarakat.

“Ya tujuannya untuk menghindari aksi yang terkesan negatif  sekaligus ungkapan syukur kepada Allah SWT atas karunianya hingga kami bisa lulus 100%,” jelasnya, Selasa 02/05/2017 siang.

Ahmad Fakhturozi menjelaskan bahwa aksi seperti ini sudah jadi tradisi di sekolahnya untuk merayakan kelulusan setiap tahun. Nasi bungkus yang dibagikan pada kegiatan ini sebanyak 300 bungkus. Sementara untuk teh manis kurang lebih 350 gelas.

Purwanto 57, salah satu pedagang kaki lima diseputaran GOR Siyonoharjo mengaku sangat senang dengan kegiatan yang dilakukan para pelajar untuk merayakan kelulusan tahun ini. Cara ini cukup positif dan bermanfaat bagi masyarakat sekaligus bukti bahwa tak semua pelajar senangnya hura-hura.

“Bagus, terimakasih sekali. Setuju dengan cara seperti ini,” katanya sambil tersenyum. Huri Ananda

 

infogunungkidul

Recent Posts

Semangat Warga Lemahbang Wujudkan Jalan Aspal Sepanjang 200 Meter

GUNUNGKIDUL - SENIN PON, Semangat warga Padukuhan Lemahbang, Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan, Gunungkidul dalam kegiatan…

2 hari ago

Dampak Kemarau Mulai Dirasakan Sebagian Warga Gunungkidul, ORI Droping Air Bersih

SAPTOSARI – MINGGU PAHING, Dampak kekeringan akibat kemarau panjang mulai dirasakan oleh sebagian warga di…

3 hari ago

Darurat Gandir, Dalam Sehari Dua Gantung Diri Terjadi di Gunungkidul

GUNUNGKIDUL - JUMAT KLIWON, Dua warga di Kabupaten Gunungkidul dilaporkan meninggal dunia akibat gantung diri…

5 hari ago

Menolak Diajak Pulang Istri, Seorang Petani di Gunungkidul Gantung Diri di Gubuk

GUNUNGKIDUL – JUMAT KLIWON, Warga Dusun Nglaos, Kalurahan Kemadang, Kapanewon Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul digegerkan dengan…

5 hari ago

Korsleting Saat Service Mesin, Satu Unit Mobil Sedan dan Garasi Hangus Terbakar

GUNUNGKIDUL - KAMIS PAHING, Satu unit kendaraan roda empat jenis sedan di Padukuhan Ngunut Tengah…

2 minggu ago

Sopir Baru Pertama Kali Melintas, Truk Bermuatan 9 Ton Gaplek Terguling di Bokong Semar

BANTUL - KAMIS PAHING, Sebuah truk Mitsubishi Colt Diesel bermuatan sekitar sembilan ton gaplek mengalami…

2 minggu ago