WONOSARI, Kamis Pon – Lomba karya seni dijadikan sebagai wahana untuk mengumpulkan angka kredit bagi guru yang ingin naik golongan atau naik pangkat. Sebab itu, Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) propinsi melaksanakan kegiatan lomba cipta seni dipusatkan di Gunungkidul.
Lomba dilaksanakan di Bangsal Sewoko Projo, Kamis, 27/07/17 meliputi lomba, tari, campursari, lukis, batik dan seni kriya.
Boiman, SPd, ketua penyelenggara lomba mengatakan, kegiatan ini untuk menumbuhkembangkan dan mewadahi kreasi seni dan budaya siswa serta guru.
“Hasil karya seni berpengaruh pada penilaian angka kredit guru, untuk kenaikan pangkat,” ujar Boiman, 27/07/17.
Lomba 5 jenis karya seni kali ini, menurut Boiman, diikuti ratusan peserta seluruh Propinsi DIY.
Terkait sumber anggaran, dia mejelaskan berasal dari iuran anggota MGMP se propinsi DIY.
“Besaran dana, saya tidak tahu persis, karena bisa saja pesertanya bertambah, sehingga anggara otomatis bertambah,” kata Boiman.
Boiman menjelaskan, kegiatan lomba rutin dilakukan, tetapi pelaksanaanya berpindah-pindah.
Reporter: W. Joko Narendro
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dua…
GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Pagi buta, M (76) seorang kakek warga Padukuhan Tonggor, Kalurahan Pacarejo,…
GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan satu unit Mobil Ambulan…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, KABID Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan membenarkan adanya kendaraan dinas…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, UNIVERSITAS Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta menjadi Perguruan Tinggi Keagamaan…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, Sebanyak 1.054 lulusan Program Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) Periode IV…