Merasa buntu, karena buta hati, diambilah sikap nekad mendzolimi diri sendiri dengan berbagai cara dan bentuk. Salah satu di antaranya dengan cara bunuh diri.
Tingginya angka bunuh diri di Gunungkidul adalah masalah besar pasca kepemimpinan Hj. Badingah. Hal ini harus dipecahkan bersama rakyat yang julmlahnya 700 jiwa lebih. Tidak benar, bahwa kasus itu merupakan tugas Bupati yang akan datang.
VIDEO PILIHAN:
Terbukti, Badingah membentuk Satgas Berani Hidup yang dipimpin Wakil Bupati Gunungkidul Immawan Wahyudi tidak membuahkan hasil.
Diskusi malam nanti diharapkan banyak hadir orang nekad berbuat baik, saling mengingatkan, saling menasehati dengan sabar, untuk tidak nekad berbuat buruk (bunuh diri).
Bersama Pemerintah, orang-orang yang nekad berbuat baik akan mengubah nasib Kabupaten Gunungkidul. Alasanya, Tuhan tidak akan mengubah nasib suatu kaum, kalau kaum itu tidak mau mengubah nasibnya sendiri. (red)
Page: 1 2
YOGYAKARTA - KAMIS WAGE, SEBANYAK 3.865 mahasiswa Universitas Gadjah Mada program sarjana dan sarjana terapan…
YOGYAKARTA - SELASA PAHING, SEBANYAK 18.850 mahasiswa baru atau Maba Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Tahun…
YOGYAKARTA - JUMAT PON, SEBANYAK 5.880 mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027 Universitas Pembangunan Nasional Veteran…
YOGYAKARTA - KAMIS PAHING, TIM Admisi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) bergerak aktif mengenalkan International Undergraduate…
YOGYAKARTA - JUMAT LEGI, PROFESOR Sony Warsono, MAFIS, Ph.D.,CA, Ak resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar…
YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 11.099 mahasiswa baru Universitas Gadjah Mada mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus…