L’SUNG Bedah Bumi Gantung Diri 

1922

WONOSARI, Jumat Wage | Nanti malam, 6/9/19 jam 20.00 Wib, ada diskusi soal orang-orang nekad, di Bangsal Sewoko Projo. L’SUNG (Lingkaran Study dan Advokasi Untuk Gunungkidul) menyertakan fenomena nekad bunuh diri sebagai salah satu topik terhangat.

Menarik disimak, Bumi Gunungkidul dihuni oleh dua golongan manusia. Satu kelompok masuk golongan yang nekad berbuat buruk (mencelakai diri) dan kelompok lain adalah golongan orang nekad berbuat baik (memuliakan diri). Keduanya berhubungan erat dengan urusan nasib suatu kaum.

  VIDEO PILIHAN:

Kelompok yang nekad mencelakai diri sendiri, memilih mengambil sesuatu yang bukan haknya, termasuk mengambil nyawa (titipan Ilahi). Resiko perbuatan itu  cukup jelas. Manusia akan diseret sebagai penghuni hotel prodeo, baik di bumi maupun di langit.

Nekad mengambil sesuatu yang bukan miliknya berawal dari kondisi tidak kuat dalam menghadapi masalah.

Sementara itu manusia setiap menit bahkan detik, selalu dihadapkan pada masalah. Memecahkan masalah tidak harus ke mana-mana, karena bersama masalah tersebut telah disediakan kunci pemecah.

Sayangnya, sebagian besar manusia tidak melihat, bahwa kunci tersebut tergeletak atau berada di samping masalah yang dia hadapi.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.