PERISTIWA

Lurah Keluhkan Ulah Warganya, Caplok Lahan SG Ribuan Meter

WONOSARI-SENIN KLIWON | Bambang Sukoco Lurah Kalurahan Wareng, Kapanewon Wonosari, Kabupaten Gunungkidu, DIY keluhkan ulah warganya sendiri SP (65) asal Padukuhan Wareng 3, Kalurahan Wareng yang mengeser patok batas lahan pekulen atau lahan pertanian pribadi dengan lahan lungguh yang notabene termasuk lahan Sultan Ground (SG).

Tidak tanggung-tanggung, tindakan SP ini tergolong nekat, karena akibat menggeser batas lahan, saat ini lahan lungguh kehilangan luasan mencapai kurang lebih 1500 meter persegi.

“Setiap tahun yang bersangkutan menggeser batas lahan. Sebenarnya saya juga telah menyiapkan material batu untuk membuat batas lahan kalau orang Jawa bilang galengan, tetapi karena yang bersangkutan tidak bisa diberi penjelasan baik-baik terpaksa hingga saat ini material batu hanya menumpuk dipinggir lahan,” ungkap Sukoco, Kamis, (04/02/2021) sore.

Sukoco menerangkan, kejadian tersebut ironisnya telah berlangsung hampir 35 tahun serta oleh yang bersangkutan lahan tersebut telah disertifikatkan. Meski telah berganti kepemimpinan Lurah satu ke Lurah lainnya hingga saat ini, polemik tersebut tak kunjung selesai.

“Upaya mediasi pernah saya mulai beberapa tahun lalu dengan lembaga serta yang bersangkutan, tetapi semuanya masih gagal. Untuk lapor ke BPN Kabupaten Gunungkidul juga telah kita tempuh tetapi masih nihil belum ada respon dan tindakan nyata,” keluh Sukoco.

Sukoco menambahkan, menjelang akhir purna tugas sebagai Lurah di Kalurahan Wareng, dirinya bertekat untuk tuntaskan permaslahan tersebut. Sukoco mengklaim, apa yang dilakukan sebgai bentuk tanggung jawab seorang pemimpin untuk meluruskan persoalan yang salah, sehingga dikemudian hari, siapapun yang menjabat sebagai Lurah di Kalurahan Wareng tidak akan dibebani PR masa lalu. (Agus. SW)

infogunungkidul

Recent Posts

Pertamina Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Naik Hingga 2026 PT

PT PERTAMINA Patra Niaga memastikan harga BBM subsidi tetap tidak mengalami kenaikan hingga akhir 2026,…

1 hari ago

Tabrak Honda Beat, Seorang Pelajar Meninggal Dunia di TKP

GUNUNGKIDUL - JUM'AT WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…

1 minggu ago

JAPFA dan LPER Resmikan Kemitraan Strategis

GUNUNGKIDUL - KAMIS PON, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) bersama Koperasi Produsen Usaha Lembaga…

2 minggu ago

UNS Wisuda 1.082 Mahasiswa Periode VII Tahun 2026

SURAKARTA - MINGGU WAGE, UNIVERSITAS Sebelas Maret (UNS) Surakarta mewisuda sebanyak 1.082 mahasiswa di Auditorium…

2 minggu ago

Unjuk Rasa di Yogya Berlangsung Aman

YOGYAKARTA - JUM'AT PAHING, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta memastikan, aksi demontrasi yang berlangsung pada siang hingga…

2 minggu ago

Pendidikan Khas Kejogjaan Masuk Kurikulum Perguruan Tinggi

YOGYAKARTA - JUM'AT KLIWON, GUBERNUR Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X secara…

3 minggu ago