PANGGANG-KAMIS PON | Tuyadi, Lurah Girikarto, Kapanewon Panggang, Gunungkidul menangis. Tiga titik air mata dikirim ke Satgas Covid-19 di bawah kendali Bupati Sunaryanta.
Terkait lima penjaga TPR masuk Pantai Gesing yang terinfeksi Covid-19, dia menangis dengan cara melayangkan surat ke Bupati.
Alasan Lurah Tuyadi, di luar yang terinfeksi, keluarga yang di rumah seperti menjadi tumbal. Tidak bersentuhan dengan dunia luar malah meninggal.
Surat tangisan itu intinya Lurah Tuyadi meminta bantuan tenaga pengubur 3 jenazah warganya yang dinyatakan meninggal oleh Rumah Sakit Nur Hidayah Bantul karena positif terkena Covid-19.
“Saya terharu, Padukuhan Bolang dalam waktu dua hari tiga warga meninggal karena pandemi,” ujar Tuyadi 1-7-2021.
Tiga warga Bolang yang dinyatakan meninggal karena Covid-19, demikian lanjut Tuyadi, antara lain
Wasinem 65 warga 03/02, meninggal 28 Juni, Wastini 60, warga 04/02, meninggal 28 Juni serta Sartinah 45, warga 02 / 02, meninggal 30 Juni 2021.
“Saya hanya bisa menangis meminta bantuan kepada Kepala Pelaksana BPBD untuk mengirim tenaga yang profesional guna mengurus pemakaman warga saya,” pungkas Tuyadi. (Bambang Wahyu)
GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…
BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…
JAKARTA-KAMIS PON, BERTEPATAN dengan 28 tahun jatuhnya Orde Baru, sebuah buku sejarah kolektif tentang gerakan…
GUNUNGKIDUL - MINGGU WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
SLEMAN - JUMAT PAHING, SEORANG pria asal Kabupaten Gunungkidul yang berdomisili di Kecamatan Seyegan, Sleman,…
GUNUNGKIDUL-RABU KLIWON, Dalam sepekan terakhir kasus pencurian dengan pemberatan terjadi di wilayah hukum Polsek Nglipar.…