WONOSARI – Selasa Kliwon | Beberapa waktu lalu telah ditemukan bungkusan kain bercampur darah beserta pil diduga obat untuk aborsi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) di Padukuhan Duwet, Kecamatan Wonosari. Setelah dilakukan pengembangan, jajaran Satreskrim Polres Gunungkidul, akhirnya menangkap terduga pelaku aborsi yakni AS (24), warga Padukuhan Pulegundes, Desa Sidoharjo Kecamatan Tepus.
Untuk melakukan pendalaman kasus tersebut, petugas kepolisian membongkar makam orok hasil aborsi yang berada di wilayah Puleireng, Desa Sidoharjo, Kecamatan Tepus, Senin (03/02/2020) kemarin.
Pembongkaran dilakukan guna kepentingan otopsi. Diduga orok tersebut merupakan hasil hubungan gelap AS dengan pacarnya yang tinggal di wilayah Desa Sidoharjo, Kecamatan Tepus.
Saat dikonfirmasi, Kasat Reskrim Polres Gunungkidul AKP Anak Agung Dwi Payana, membenarkan adanya pembongkaran makam orok yang diduga hasil aborsi.
“Pelaku sudah kami tahan, namun kami belum bisa memberikan informasi lebih lanjut, mungkin dalam waktu dekat-dekat, nanti akan segera kita release,” jelasnya. (Hr)
GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Kasus dugaan penganiayaan dan pengeroyokan yang tergolong brutal bahkan sadis terhadap…
WONOSARI – RABU KLIWON, Seorang remaja di Gunungkidul, menjadi korban penganiayaan dan pengeroyokan brutal oleh…
GUNUNGKIDUL - SABTU LEGI , SEORANG Lansia berhasil ditemukan tim SAR Gabungan dengan selamat setelah…
GUNUNGKIDUL — RABU PON, Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) warga Kalurahan Katongan, Kapanewon Nglipar, Kabupaten…
GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…
BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…