PATUK, Selasa Pahing – Bersih Desa/ Dusun yang diberi makna sedekah, khusus Padukuhan Putat Wetan, Desa Putat, Kecamatan Patuk, agak membingungkan. Para pelaku, bahkan tidak memahami apa yang sedang dikerjakan. Aneka makanan dikumpulkan di balai dusun, dicampuraduk dibacakan doa, sebagian dimakan di tempat, selebihnya dibawa pulang. Dari tahun ke tahun sebatas itu, tidak lebih.
Dirunut arti Sedekah, (Bahasa Arab :صدقة; transliterasi: sodakoh) adalah pemberian seorang muslim kepada orang lain secara sukarela, ikhlas, tanpa dibatasi oleh waktu dan jumlah tertentu. Sedekah tidak hanya berarti mengeluarkan atau menyumbangkan harta, namun mencakup segala amal atau perbuatan baik.
Dihimpun dari berbagai sumber, secara nalar dalam sedekah harus ada dua pihak, pertama pemberi sedekah, kedua penerima sedekah. Upacara Bersih Dusun yang dilakaksanakan warga Putat Wetan (14/8) kemarin, arti sedekah tidak terlihat begitu jelas.
Paijo (58) tokoh masyarakat setempat, ketika dikonfirmasi agar menunjukkan wujud fisik sedekah dalam tradisi Bersih Dusun, hanya sepatah memberi komentar.
“Saya tidak terlibat langsung dalam penyiapan prosesi upacara. Saya tidak tahu persis,” ujarnya dengan nada berkilah.
Ke depan, sebagian besar warga berharap, upacara bersih dusun lebih ditata. Tujuan sedekah diutamakan, sehingga masyarakat menerima manfaat. Agung Sedayu
PT PERTAMINA Patra Niaga memastikan harga BBM subsidi tetap tidak mengalami kenaikan hingga akhir 2026,…
GUNUNGKIDUL - JUM'AT WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
GUNUNGKIDUL - KAMIS PON, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) bersama Koperasi Produsen Usaha Lembaga…
SURAKARTA - MINGGU WAGE, UNIVERSITAS Sebelas Maret (UNS) Surakarta mewisuda sebanyak 1.082 mahasiswa di Auditorium…
YOGYAKARTA - JUM'AT PAHING, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta memastikan, aksi demontrasi yang berlangsung pada siang hingga…
YOGYAKARTA - JUM'AT KLIWON, GUBERNUR Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X secara…