PLAYEN-JUM’AT PAHING | Kapten Purnawirawan H. Hadi Suroso, tutup usia, Kamis 30 April 2020. Dia meninggal dalam usia 73 tahun. Pelayat dan pengantar ke tempat peristirahatan terakhir tidak banyak.
Tidak ada upacara militer, kecuali oleh 10 orang rekan purnawirawan yang tergabung dalam organisasi Pepabri Gunungkidul.
“Kami harus datang, meski tidak semua anggota,” ujar Kasibat, sesepuh Pepabri, saat jenazah diberangkatkan pukul 10.30 Wib.
Karangan bunga ucapan bela sungkawa dua biji dipajang di halaman rumah duka, satu dari Kodim 0730 Gununkidul, yang lain dari kolega istri almarhum.
Pemberangkatan jenazah yang sedianya dilakukan pukul 12.00, dimajukan pukul 10.00 Wib. Prosesinya pun dilaksanakan singkat dan sederhana.
Enam orang penggotong jenazah mengenakan seragam lengkap dengan alat pelindung diri, meski tidak ada penjelasan almarhum neninggal karena Covid-19.
Mobil ambulan Pengurus Cabang Nahdatul Ulama membawa almarhum ke pemakaman diikuti keluarga, sementara para pelayat bubar.
Pihak keluarga menjelaskan, almarhum meninggal, di samping usia sepuh, karena ada riwayat menderita penyakit gula darah.
“Upaya penyembuhan tidak pernah berhenti, tetapi Allah berkehendak lain,” ujar Parti, kakak almarhum. Bambang Wahyu Widayadi
NGLIPAR - SENIN PAHING, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
GUNUNGKIDUL-SENIN KLIWON, Persoalan tata kelola pendapatan sektor pariwisata khususnya wisata pantai di Kabupaten Gunungkidul, masih…
TANJUNGSARI - SENIN KLIWON, Rumah milik Karim (71) warga Padukuhan Panggang 02/10, Kalurahan Kemiri, Kapanewon…
YOGYAKARTA-SENIN KLIWON, Lintas generasi alumni Universitas Janabadra (UJB) Yogyakarta menggelar acara halalbihalal nasional di Swiss-Belresidences…
YOGYAKARTA - MINGGU WAGE, warga Dusun Tiyasan, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, provinsi DIY…
WONOSARI - SABTU PON, Sebuah tamparan keras institusi pemerintahan kembali terjadi. Kali ini RDS alias…