Categories: RELIGI

Manusia Indonesia Hidup di Tengah Zaman Jababiro

PATUK, RABU PAHING – Disarikan dari sabda Rasul SAW, bahwa romantika, dialektika dan dinamika zaman terbagi menjadi lima. Dewasa ini umat manusia berada pada tanda-tanda kehancuran bumi beserta isinya. Fenomena kemusnahan itu makin jelas, sementara sebagian besar manusia makin congkak dan tidak mempercayainya.

Drs. Mas Roir, Guru matematika SMP Negeri 3 Patuk menulis hal di atas, di dalam grup whatsapp pengajian Selasa malam (1/1/19)

Pertama, demikian Mas Roir mengawali penjelasan, zaman nubuwah atau zaman kenabian diawali dari Nabi Adam AS sampai Baginda Rasul, Nabi Muhammad SAW.

Kedua, zaman khilafah 1. Zaman ini dipimpin sahabat-sahabat Nabi, seperti Abu Bakar Umar, Utsman dan Ali ra.

Ketiga, zaman al-mulk (kerajaan), berakhir runtuhnya Dinasti Utsmani di turki.

“Kalau di Indonesia Majapahit, Sriwijaya, Demak, Mataran, dan yang lain,” kata dia .

Keempat, zaman jababiro alias zaman kebebasan. Dalam terminologi politik disebut era demokrasi. Zaman jababiro ditandai maksiat, tindak kejahatan, korupsi terjadi dimana-mana.

Fitnah bertebaran untuk melemahkan kaum Muslimin. Orang yang tidak layak, karena zalim, menjadi penguasa (pemimpin). Jumlah umat Islam sangat banyak tetapi hanya seperti buih di laut, sedikit yang mengingat Allah.

“Zaman jababiro sedang berlangsung. Kita barada di dalamnya, di penghujung zaman hampir memasuki zaman kelima yaitu zaman khilafah 2. Astaghfirullah,” ujar Mas Roir. (Agung)

infogunungkidul

Recent Posts

Rektor UGM Buka Rangkaian PIONIR, Sambut 11.099 Mahasiswa Baru

YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 11.099 mahasiswa baru Universitas Gadjah Mada mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus…

3 hari ago

Momentum HUT RI ke-81, SD Muhammadiyah Mulusan II Unjuk Kemajuan

GUNUNGKIDUL-SENIN PAHING, SD Muhammadiyah Mulusan II Padukuhan Mahbang, Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan, menggelar kegiatan jalan…

3 hari ago

Seorang Kakek asal Gunungkidul Tewas Tertemper Kereta Api

SLEMAN-SENIN PAHING, SEORANG kakek berinisial N (73) warga Ngalang, Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul,  DIY tewas…

3 hari ago

Ratusan Kakak Asuh Maba UPN Veteran Yogya Jalani Pelatihan Bela Negara di AAU

YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 210 mahasiswa UPN “Veteran” Yogyakarta yang terpilih sebagai kakak asuh…

3 hari ago

Kekeringan Akibat Kemarau Panjang di Gunungkidul Menjadi Perhatian Banyak Pihak

RONGKOP - KAMIS PON, Musim kemarau panjang tahun ini membawa tantangan ganda bagi Kabupaten Gunungkidul.…

7 hari ago

KKN IPB Kenalkan Program Tani Hayati di Gunungkidul

WONOSARI - RABU PAHING, Sebanyak 8 (delapan) mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Pertanian Bogor…

1 minggu ago