PERISTIWA

Manusia Indonesia Pada Benturan Keras Nanggala 402

SALAH satu ciri manusia Indonesia tidak akan menundukkan kepala ketika tidak diperingatkan secara keras. Sentilan lembut tidak akan melunakkan hati yang mengeras

Penguasa alam semesta menggenggam kekuatan maha. Menciptakan dan memusnahkan apapun tinggal berfirman jadilah maka jadilah sesutatu yang Dia kehendaki.

Hiduplah maka hidup pula sesuatu yang Dia kehendaki hidup. Musnahlah, maka musnah pula sesuatu yang Dia kehendaki.

Kata musnah, memusnahkan, dan dimusnahkan, di dalam Al Qur’an disebut hingga beberapa kali.

Itu petunjuk dan pertanda bahwa Allah SWT memiliki kekuasaan yang tidak akan bisa dilawan oleh makhluk apa pun, termasuk oleh manusia.

Kata musnah disebut di dalam Surat Hud Ayat 100, At Taubah Ayat 70 dan Al An’nam Ayat 133.

Kata memusnahkan dengan varian musnahkan ditulis di dalam Al Hasyr Ayat 2, An Fal Ayat 7, Al A’raf 72, Al An’am Ayat 133 serta Al Baqarah Ayat 276.

Sementara kata dimusnahkan terulis di dalam An Nisa’ Ayat 133, Al An’am 133, dan di dalam Al Mu’Minun Ayat 41.

Apa pun tanpa kecuali bisa dimusnahkan dalam hitungan sekejap. Manusia tidak kuasa menghalangi, apa lagi melawan.

Di depan 270 juta penduduk Indonesis Dia memanggil Nanggala 402 begitu mudah kemudian menimbulkan duka mendalam.

Apakah Pemerintah juga berduka saat Dia memerintahkan ribuan nyawa berpulang ke asalnya selama dua tahun terakhir sejak Maret 2020 hingga Maret 2021.

Tidak, penguasa hanya menundukkan kepala jika dibenturkan keras dengan peristiwa 53 prajurit di perairan Pulau Bali.

“Kalau Allah menghendaki, niscaya dimusnahkan-Nya kamu semua wahai manusia! Kemudian Dia datangkan (umat) yang lain (sebagai penggantimu). Dan Allah Maha Kuasa berbuat demikian,” dikutib dari QS. An-Nisa’ Ayat 133, via Al-Qur’an Indonesia https://quran-id.com. (Bambang Widayadi)

infogunungkidul

Recent Posts

Rektor UGM Buka Rangkaian PIONIR, Sambut 11.099 Mahasiswa Baru

YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 11.099 mahasiswa baru Universitas Gadjah Mada mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus…

2 hari ago

Momentum HUT RI ke-81, SD Muhammadiyah Mulusan II Unjuk Kemajuan

GUNUNGKIDUL-SENIN PAHING, SD Muhammadiyah Mulusan II Padukuhan Mahbang, Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan, menggelar kegiatan jalan…

2 hari ago

Seorang Kakek asal Gunungkidul Tewas Tertemper Kereta Api

SLEMAN-SENIN PAHING, SEORANG kakek berinisial N (73) warga Ngalang, Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul,  DIY tewas…

2 hari ago

Ratusan Kakak Asuh Maba UPN Veteran Yogya Jalani Pelatihan Bela Negara di AAU

YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 210 mahasiswa UPN “Veteran” Yogyakarta yang terpilih sebagai kakak asuh…

2 hari ago

Kekeringan Akibat Kemarau Panjang di Gunungkidul Menjadi Perhatian Banyak Pihak

RONGKOP - KAMIS PON, Musim kemarau panjang tahun ini membawa tantangan ganda bagi Kabupaten Gunungkidul.…

6 hari ago

KKN IPB Kenalkan Program Tani Hayati di Gunungkidul

WONOSARI - RABU PAHING, Sebanyak 8 (delapan) mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Pertanian Bogor…

1 minggu ago