PERISTIWA

Marka Jaga Jarak di Kota Wonosari, Upaya Cegah Penularan Covid-19

WONOSARI-Jum’at Legi | 3 titik jalan raya di wilayah Kota Wonosari, dibuatkan marka jaga jarak kendaraan. Pemasangan markah tersebut merupakan hasil koordinasi antara Sat Lantas Polres Gunungkidul dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Gunungkidul.

Kasat Lantas Polres Gunungkidul AKP Anang Tri Nuvyan mengatakan, markah tersebut dikhususkan bagi kendaraan roda dua yang akan berhenti di lampu merah.

“Markah kami berikan di persimpangan jalan yang dilengkapi dengan Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL),” kata Anang lewat pesan singkat, Jumat (24/07/2020) siang.

Tiga lokasi pemasangan markah tersebut antara lain perempatan Baleharjo, Titik Nol kilo meter, atau Alun-alun Kompleks Pemkab Gunungkidul, serta pertigaan Kranon.

Menurut Anang, pemasangan markah ini masih bersifat percontohan, sebab kedepannya ada kemungkinan titik pemasangan marka akan ditambah. Petugas di lokasi pun akan melakukan sosialisasi markah jaga.

“Belum ada sanksi, sifatnya masih imbauan ke pengendara agar berhenti di markah yang ditentukan,” jelas Anang.

Berdasarkan pantauan  pada Kamis (23/07/2020) sore, markah tersebut sudah terlihat di persimpangan Baleharjo. Markah dipasang di sisi barat dan timur jalan, yang menjadi jalur utama.

Sejumlah pengendara roda dua yang mengetahui markah tersebut langsung berhenti di tempat yang tersedia. Namun sebagian besar masih mengabaikan markah yang ada.

Meski demikian, Bayu Kusumargo salah satu pengendara menyebut, penerapan markah jarak ini salah satu kebijakan baik dalam mencegah penyebaran Covid-19. Apalagi mengingat potensi penularan di ruang publik cukup besar.

“Kalau ada tanda jaga jarak seperti ini, pengendara bisa antisipasi, terutama jika ada yang batuk atau bersin,” ujar Bayu.

Pemasangan markah jaga jarak ini juga menjadi bagian dari Operasi Patuh Progo 2020 yang dilaksanakan oleh Polres Gunungkidul.

Operasi berlangsung selama 14 hari, mulai 23 Juli 2020 lalu hingga 5 Agustus 2020 mendatang.

Selain penerapan markah, Kapolres Gunungkidul AKBP Agus Setiawan mengatakan, 127 personel yang diterjunkan akan memastikan pengendara mengenakan masker saat berlalu lintas.

“Sifatnya preventif dan edukatif. Bagi mereka yang tak menggunakan akan kami imbau dan diberikan masker,” kata Agus ditemui kemarin. (Hery)

infogunungkidul

Recent Posts

Keluarga Besar Partai Golkar Berduka, Tokoh Politik Senior Berpulang

GUNUNGKIDUL - SELASA PAHING, Salah satu putra terbaik Gunungkidul, sekaligus tokoh politik senior, Drs. HM.…

18 jam ago

Smart Batik Indonesia Kembangkan Ekosistem Batik Sawit di Yogyakarta

YOGYAKARTA - MINGGU KLIWON, PT AGRINAS Palma Nusantara (Persero) menjalin kerja sama dengan CV Smart…

3 hari ago

Dugaan Malpraktik RSUD Wonosari akan Dibawa ke-Majelis Disiplin Profesi

GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Dugaan kasus malpraktik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari, yang menimpa…

4 hari ago

Veda Ega Pratama Pembalap Indonesia Asal Gunungkidul Mengukir Sejarah Besar

GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Veda Ega Pratama berhasil mencetak sejarah besar bagi dunia balap motor…

4 hari ago

Kekeringan di Gunungkidul, UPZ UP45 Salurkan Puluhan Ribu Liter Air Bersih di Ngawen

GUNUNGKIDUL— KAMIS PAHING, Di tengah persoalan kekeringan yang terus terjadi pada setiap tahun, kebutuhan air…

5 hari ago

Puluhan Gambar Muncul, Berikut Hasil Lengkap Bukaan Cupu Kyai Panjala

GUNUNGKIDUL - SELASA KLIWON. Upacara adat tradisi pembukaan Cupu Kyai Panjala dilaksankan pada hari ini,…

1 minggu ago