PATUK-SABTU PAHING | Kerajinan kayu salah satu pendukung industri pariwisata di Kabupaten Gunungkidul. Lantaran pandemi usaha bidang kerajinan pun ikut terdampak, meski beberapa pengusaha kerajinan saat ini mulai kembali menggeliat.
Salah satunya Nurgiyanto (47) pengusaha kerajinan kayu warga Sumber Tetes, Ngoro oro, kapanewon Patuk ini mengatakan, meski pariwisata tengah lesu akibat dampak pandemi, namun permintaan akan kerajinan kayu tidak sampai berhenti total, hanya saja sempat meliburkan karyawan kurang lebih 1 Minggu.
“kami sudah menerima PO sebelum pandemi mau tidak mau harus diselesaikan walaupun ada PO yang dicancel,” ucap Nurgiyanto pemilik crocodile art pada Kamis, (23/07).
Menurutnya, kerajinan kayu yang ia tekuni hingga saat ini menjadi salah satu sumber penghasilan rumah tangganya.
“teman-teman generasi muda baiknya kita tetap berkarya, jangan hanya berkarya untuk mengisi waktu tapi untuk menghasilkan produk dan menghasilkan pemasukkan bagi kita,” ujarnya.
Diakuinya, saat ini pihaknya mulai kebanjiran order. Hal itu menurutnya, lantaran di Negara China saat ini sedang dilanda virus korona, sehingga sebagian besar lari ke Indonesia untuk memesan barang-barang kerajinan khususnya berbahan baku kayu. (Ambar)
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dua…
GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Pagi buta, M (76) seorang kakek warga Padukuhan Tonggor, Kalurahan Pacarejo,…
GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan satu unit Mobil Ambulan…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, KABID Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan membenarkan adanya kendaraan dinas…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, UNIVERSITAS Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta menjadi Perguruan Tinggi Keagamaan…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, Sebanyak 1.054 lulusan Program Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) Periode IV…