Fenomena saling bermusuhan, menurut Mahfud harus diredam, diredakan. Bertolak dari kritikan Mahfud, jika rasa permusuhan dilanggengkan, bangsa ini berada dalam bahaya.
Hussein Bahreisj, dalam kumpulan hadist shahih Bukhari mengutip perkara permusuhan antar umat manusia.
“Jangan kamu berselisih, maka orang-orang sebelum kamu, berselisih, sehingga mereka binasa,” Sabda Rasulullah SAW,” tulis Bahreisj, di halaman 186.
Kata kunci dalam hadist di atas adalah berselisih dan binasa. Sejarah menunjukan, tidak ada perselisihan yang menuntun ke arah kedamaian. Persengketaan mengantar ke pintu kehancuran.
Baca juga: PADA PUISI MUNAJAT 212, NENO WARISMAN INGIN KELUAR DARI KEGELAPAN
BANTUL - KAMIS WAGE, POLISI mengungkap kasus dugaan penggelapan sejumlah barang milik sebuah toko grosir…
PENDIRI Ikatan Wartawan Online (IWO) akan menggelar Silaturahmi Nasional (Silatnas) perdana pada tahun 2026. Dalam…
GUNUNGKIDUL - SABTU LEGI, Pemilihan Lurah (Pilur) serentak di Kabupaten Gunungkidul telah terlaksana, Sabtu (26/09/26).…
GUNUNGKIDUL – SABTU LEGI, Polemik pembongkaran Mushola Watu Bolong Kalurahan Banjarejo, Kapanewon Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul…
GUNUNGKIDUL - JUMAT KLIWON, Geger persoalan pembongkaran mushola Watu Bolong Kalurahan Banjarejo, Kapanewon Tanjungsari, Kabupaten…
GUNUNGKIDUL - SELASA PAHING, SEBANYAK 18 unit rumah dinas Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda…