Fenomena saling bermusuhan, menurut Mahfud harus diredam, diredakan. Bertolak dari kritikan Mahfud, jika rasa permusuhan dilanggengkan, bangsa ini berada dalam bahaya.
Hussein Bahreisj, dalam kumpulan hadist shahih Bukhari mengutip perkara permusuhan antar umat manusia.
“Jangan kamu berselisih, maka orang-orang sebelum kamu, berselisih, sehingga mereka binasa,” Sabda Rasulullah SAW,” tulis Bahreisj, di halaman 186.
Kata kunci dalam hadist di atas adalah berselisih dan binasa. Sejarah menunjukan, tidak ada perselisihan yang menuntun ke arah kedamaian. Persengketaan mengantar ke pintu kehancuran.
Baca juga: PADA PUISI MUNAJAT 212, NENO WARISMAN INGIN KELUAR DARI KEGELAPAN
YOGYAKARTA - KAMIS WAGE, SEBANYAK 3.865 mahasiswa Universitas Gadjah Mada program sarjana dan sarjana terapan…
YOGYAKARTA - SELASA PAHING, SEBANYAK 18.850 mahasiswa baru atau Maba Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Tahun…
YOGYAKARTA - JUMAT PON, SEBANYAK 5.880 mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027 Universitas Pembangunan Nasional Veteran…
YOGYAKARTA - KAMIS PAHING, TIM Admisi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) bergerak aktif mengenalkan International Undergraduate…
YOGYAKARTA - JUMAT LEGI, PROFESOR Sony Warsono, MAFIS, Ph.D.,CA, Ak resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar…
YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 11.099 mahasiswa baru Universitas Gadjah Mada mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus…