Rubimin mengaku pernah setor uang Rp 10.000.000,00 ke Lembaga Koperasi, yang tidak diberitahukan namanya melalui orang Dinas.
Penyetoran angsuran dilakukan di Kantor Dinas Peternakan, kala itu, menurut pengakuan Rubimin masih berlokasi di Siyonoharjo.
Selain itu, oknum Dinas yang mengampu peternakan sering mendatangi rumah Rubimin, dengan kepentingan yang sama, yakni menagih pinjaman yang berasal dari proyek bantuan sapi.
Sangat mencurigakan, bahwa penagihan lewat dua jalur itu menurut pengakuan Rubimin tidak ada tanda terima secuilpun.
Petugas, baik yang di kantor maupun yang datang ke rumah, bahasanya sama, bahwa uang yang diterima merupakan tanggungjawabnya.
Sementara Rubimin mengaku, bahwa memang masih menggunakan uang Kelompok sebesar Rp 12.500.000,00.
Ihwal benar dan tidaknya bantuan sapi yang selalu ditagih oleh koperasi dan oknum PNS, Kepala Dinas Tanaman dan Pangan, Bambang Wisnu Broto, belum berhasil dihubungi. (Bambang Wahyu Widayadi)
Page: 1 2
YOGYAKARTA - KAMIS WAGE, SEBANYAK 3.865 mahasiswa Universitas Gadjah Mada program sarjana dan sarjana terapan…
YOGYAKARTA - SELASA PAHING, SEBANYAK 18.850 mahasiswa baru atau Maba Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Tahun…
YOGYAKARTA - JUMAT PON, SEBANYAK 5.880 mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027 Universitas Pembangunan Nasional Veteran…
YOGYAKARTA - KAMIS PAHING, TIM Admisi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) bergerak aktif mengenalkan International Undergraduate…
YOGYAKARTA - JUMAT LEGI, PROFESOR Sony Warsono, MAFIS, Ph.D.,CA, Ak resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar…
YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 11.099 mahasiswa baru Universitas Gadjah Mada mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus…