OPINI

MENGANGGAP CUACA ITU EKSTRIM, MANUSIA TELAH BERFIKIR TERLALU EKSTRIM

WONOSARI, Jumat Pahing, –  Ilmu pengetahuan berkembang begitu pesat. Terkait dengan iklim, manusia modern memunculkan istilah cuaca ekstrim. Pertanyaan sederhana boleh diajukan, benarkah cuaca itu ekstrim.

Dikutip dari BPBD Provisi DKI, cuaca ekstrim adalah fenomena meteorologi yang ekstrim, khususnya cuaca yang mempunyai potensi menimbulkan bencana, menghancurkan tatanan kehidupan sosial, atau yang menimbulkan korban jiwa.

Pertnyataan di atas terdapat dua frasa/kelompok kata, sebagai kata kuci yaitu, cuaca ekstrim dan menimbulkan bencana.

Jagat raya ini dan seluruh isinya bergerak dalam siklus keseimbangan. Setiap detail gerakan oleh sebab itu sesungguhnya tidak bisa dikatakan sebagai ekstrim.

Bumi, geni, banyu, angin, juga tetumbuhan, bergerak sesuai alur masing-masing. Mereka bukan obyek, melainkan subyek.

Satu aksioma sulit dibantah, Alloh adalah Tuhan, tempat segala sesuatu bergantung.

Formulasi kalimat di atas menunjukkan, bahwa tidak satupun yang tercipta di dunia ini terlepas dari-Nya.

Menyatakan cuaca ekstrim sama dengan mengatatan Tuhan itu ekstrim. Ternyata manusia telah memilih untuk  berfikir secara sangat ekstrim, tetapi mereka tidak menyadarinya.

Mungkin Tuhan mulai bosan, melihat tingkah kita yang bangga dengan dosa-dosa adalah sepotong syair yang sangat ekstrim. Ini sama eksrimnya dengan BMKG yang menyebarkan istilah, cuaca ekstrim.

Tuhan tidak pernah bosan menyaksikan seluruh ciptaanNya, karena Tuhan tidak punya sifat seperti itu.

Manusia acab melakukan penyimpangan. Mereka membabat hutan secara membabi-buta, akibatnya jagat raya ini terpengaruh, dan Tuhan hanya menunjukkan banjir sebagai konsekuensi dari perbutan manusia.

Cuaca tidak pernah, dan tidak ada yang ekstrim. Sebaliknya, yang ekstrim adalah pikiran dan perbuatan manusia.

 

Penulis: Bambang Wahyu Widayatdi_ig

infogunungkidul

Recent Posts

Geger Mushola Dibongkar, Inilah Duduk Permasalahannya

GUNUNGKIDUL - JUMAT KLIWON, Geger persoalan pembongkaran mushola Watu Bolong Kalurahan Banjarejo, Kapanewon Tanjungsari, Kabupaten…

4 jam ago

Belasan Rumah Dinas Brimob Polda DIY Dibangun di Gunungkidul

GUNUNGKIDUL - SELASA PAHING, SEBANYAK 18 unit rumah dinas Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda…

3 hari ago

Viral Kasus Bolosego, Oknum Polisi Dipatsus

YOGYAKARTA - SELASA PAHING, Aipda S  seorang oknum anggota polisi Polsek Kraton menjalani pemeriksaan Propram…

3 hari ago

Hari Jadi Karangasem, Puluhan UMKM Gelar Bazar

GUNUNGKIDUL - KAMIS PAHING, Hari Jadi Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan yang ke-93 menggelar bazar UMKM,…

1 minggu ago

Gempa Magnitudo 3,0 Guncang Gunungkidul

GUNUNGKIDUL - SELASA KLIWON, GEMPA bumi dengan kekuatan Magnitudo 3,0 mengguncang Kabupaten Gunungkidul, Provinsi Daerah…

1 minggu ago

Pertamina Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Naik Hingga 2026 PT

PT PERTAMINA Patra Niaga memastikan harga BBM subsidi tetap tidak mengalami kenaikan hingga akhir 2026,…

2 minggu ago