SEMIN – Selasa Legi | Masih di Kecamatan Semin, peristiwa gantung diri kembali terjadi di Desa Pundungsari, setelah sebelumnya, tiga hari lalu dilakukan seorang pria asal Kecamatan Weru, Sukoharjo.
Gi (70) warga Pelem, Desa Pundungsari, Kecamatan Semin, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di belakang rumahnya, Selasa (25/02/2020).
Kapolsek Semin, AKP Haryanta melalui Kanit Reskrim setempat, Ipda Sumiran menyampaikan, korban pertama ditemukan pukul 05.30 WIB oleh Wasidi (49) anak korban.
“Saat itu, saksi pulang ke rumah ibunya, hendak mengecek kondisi korban yang mengeluh tidak bisa tidur setiap malam,” terangnya.
Saat Wasidi melihat ke kamar, Ibunya tidak berada di dalam Ia kemudian mencari ke belakang rumah dan mendapati Ibunya sudah tergantung di pohon jati menggunakan seutas tali.
Melihat hal tersebut, Wasidi langsung berteriak minta tolong, hingga akhirnya warga berdatangan. Selanjutnya, oleh warga dilaporkan ke Polsek Semin.
Petugas yang mendapat laporan, langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dari hasil pemeriksaan tim medis, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. Korban meninggal murni karena gantung diri. (Red)
GUNUNGKIDUL - JUM'AT WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
GUNUNGKIDUL - KAMIS PON, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) bersama Koperasi Produsen Usaha Lembaga…
SURAKARTA - MINGGU WAGE, UNIVERSITAS Sebelas Maret (UNS) Surakarta mewisuda sebanyak 1.082 mahasiswa di Auditorium…
YOGYAKARTA - JUM'AT PAHING, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta memastikan, aksi demontrasi yang berlangsung pada siang hingga…
YOGYAKARTA - JUM'AT KLIWON, GUBERNUR Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X secara…
BABTUL - KAMIS WAGE, KABUPATEN Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta diguncang gempa bumi tektonik dengan…