“Kades Tuyadi mengatakan disini hanya untuk kepentingan saya pribadi dan kelompok, baik kepada Polisi maupun Dinas pariwisata. Padahal faktanya, kemanfaatan Pantai Gesing untuk semua orang, ya dari Krambilsawit, Girisekar, Sawah, dan warga lainnya mengais rezeki disini,” jelas Aris Sargiyono, Sabtu, (15/06) siang.
Adapun aliran Dana Desa yang telah digelontorkan Pemdes Girikarto, menurut versi Aris adalah sebagai berikut :
1. Tahun 2014 anggaran Propinsi DIY sekitar Rp. 49 juta lebih (empat puluh sembilan juta rupiah) digunakan untuk pembangunan kios (Era Kades Sukap, yang menggunakan saudara Sukadi, dan sampai hari ini tidak jelas setorannya ke desa)
2. Tahun 2015 Dana Desa sejumlah Rp. 190 juta rupiah, dipotong untuk pajak 17% digunakan membangun gedung pertemuan, sekarang mangkrak namun bangunan masih terawat dengan baik (Era Pj. Kades Marjiyono).
YOGYAKARTA - KAMIS WAGE, SEBANYAK 3.865 mahasiswa Universitas Gadjah Mada program sarjana dan sarjana terapan…
YOGYAKARTA - SELASA PAHING, SEBANYAK 18.850 mahasiswa baru atau Maba Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Tahun…
YOGYAKARTA - JUMAT PON, SEBANYAK 5.880 mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027 Universitas Pembangunan Nasional Veteran…
YOGYAKARTA - KAMIS PAHING, TIM Admisi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) bergerak aktif mengenalkan International Undergraduate…
YOGYAKARTA - JUMAT LEGI, PROFESOR Sony Warsono, MAFIS, Ph.D.,CA, Ak resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar…
YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 11.099 mahasiswa baru Universitas Gadjah Mada mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus…