POLITIK

MY Esti Wijayati: Butuh Peran Pemkab Atasi Problem Air

GIRISUBO, Sabtu Pahing–Anggota Komisi X DPR RI, MY Esti Wijayati berharap Pemkab Gunungkidul bergerak cepat dalam mengentaskan masyarakat dari kekurangan air. Hal ini diungkapkan Esti saat sambang warga Desa Tileng, Kecamatan Girisubo, Sabtu, (09/09). Dalam kesempatan yang sama, politikus PDI Perjuangan ini menyumbang air bersih bagi warga setempat.

“Saya melihat banyak pipa-pipa air PDAM sudah menjangkau wilayah sini. Sayangnya itu baru menjangkau di 2 padukuhan. Sisanya yang 14 padukuhan belum terjangkau,” katanya.

Walaupun Pemdes Tileng telah menganggarkan dana desa tahun 2018 untuk membangun jaringan SPAMDes, namun Esti berharap ada bantuan dari Pemkab Gunungkidul agar tidak seluruhnya dana desa dipergunakan untuk pemenuhan air minum.

“Harapan saya Pemkab Gunungkidul bersedia membantu mempercepat. Jangan sampai dana desa selama 2 tahun berturut-turut hanya untuk jaringan SPAMDes. Dana desa juga bisa dipergunakan untuk program pembangunan yang lain,” lanjutnya.

Disisi lain, politikus PDI Perjuangan ini mengaku kunjungan ke masyarakat tidak ada kaitannya dengan politik. Semua murni atas inisiatif Esti yang selalu menyempatkan diri setiap hari Jumat, Sabtu dan Minggu untuk mengunjungi grass road di Sleman, Bantul, Kulon Progo, Gunungkidul dan Kodya Yogyakarta.

“Tentunya jika sedang tidak ada pembahasan penting di Senayan sana, pasti saya turun. Sambang konstituen juga untuk menyerap aspirasi dari rakyat di seluruh pelosok DIY,” ungkap Esti.

Sementara itu diungkapkan Edi Suraya, Sekdes Tileng, hingga saat ini baru pertama kalinya warga Tileng menerima tamu Anggota DPR RI.

“Belum pernah sekalipun ada pejabat pusat yang datang dan melihat langsung keadaan warga kami disini,” kata Edi.

Dihadapan Esti Wijayati, Edi menyatakan 1300 kepala keluarga yang terdiri 6000-an jiwa warga Tileng benar-benar butuh pasokan air. Medio April-September 2017, adalah masa paling berat bagi warga yang tinggal di desa tersebut. Kemarau berkepanjangan membuat warga terpaksa membeli air dari mobil tangki keliling yang harganya Rp 120.000,-/tangki. Tak jarang warga terpaksa menjual apa saja yang dimiliki demi mendapatkan satu tangki air. Satu tangki air kapasitas 5000 liter, bisa untuk mencukupi keluarga kecil hingga 20 hari.

Maka tahun anggaran 2018 dan 2019, sedianya dana desa dari pemerintah akan dimanfaatkan untuk membangun jaringan SPAMDes. Dana Rp 2,5 milyar disiapkan untuk mencukupi kebutuhan air minum warga. Pemdes Tileng telah menyiapkan perangkat BUMDes untuk mengelola air yang kelak mengalir.

“Kita tinggal berhitung dengan PDAM Tirta Handayani untuk menarik saluran air dari Goa Bribin. Sebab dari 16 dusun, baru 2 dusun yang teraliri jaringan air minum,” jelasnya.

Selain melakukan droping air, MY Esti Wijayati juga melakukan temu wicara dengan ibu-ibu PKK Padukuhan Nanas, Ngasem dan Mandesan. Bantuan makanan pendamping ASI dari Presiden Jokowi dibagikan kepada puluhan anak-anak dusun setempat. Red

infogunungkidul

Recent Posts

Indikasi Praktik Manipulasi TPR Baron, DPRD Minta Audit Menyeluruh

GUNUNGKIDUL-SENIN KLIWON, Persoalan tata kelola pendapatan sektor pariwisata khususnya wisata pantai di Kabupaten Gunungkidul, masih…

6 hari ago

Lupa Matikan Kompor, dua Rumah Ludes Terbakar Berikut Perhiasan dan Uang Tunai

TANJUNGSARI - SENIN KLIWON, Rumah milik Karim (71) warga Padukuhan Panggang 02/10, Kalurahan Kemiri, Kapanewon…

6 hari ago

Janabadra Club Dorong Sinergisitas Alumni Nasional untuk Kontribusi Almamater dan Bangsa

YOGYAKARTA-SENIN KLIWON, Lintas generasi alumni Universitas Janabadra (UJB) Yogyakarta menggelar acara halalbihalal nasional di Swiss-Belresidences…

6 hari ago

Kronologi Lengkap Penemuan Mayat Kering di Dalam Mobil Terparkir

YOGYAKARTA - MINGGU WAGE, warga Dusun Tiyasan, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, provinsi DIY…

7 hari ago

Diduga Mencuri Sepeda Gunung, Oknum Anggota SatPol PP Diamankan Polisi

WONOSARI - SABTU PON, Sebuah  tamparan keras institusi pemerintahan kembali terjadi. Kali ini RDS alias…

1 minggu ago

DPPPAPPKB dan Polres Gunungkidul Bersinergi Kawal Kasus Asusila Anak di Bawah Umur

GUNUNGKIDUL – RABU KLIWON, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana…

2 minggu ago