POLITIK

Nama Jusuf Kalla Dicatut Untuk Mendeskreditkan Soeharto dan SBY?

WONOSARI, Sabtu Pahing-Jusuf Kalla (JK), Wakil Presiden RI, terkenal sebagai tokoh yang sangat berhati-hati dalam megeluarkan pernyataan politik. Beredar di Whatsaap berantai, JK seolah mengeluarkan kritik pedas, ditujukan ke Pemerintahan Soeharto dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Dihimbau penerima pesan berantai menyikapi secara bijak.

Pesan berantai tersebut dinilai bertentangan dengan kebiasaan JK. Fakta sejarah menunjukkan periode pertama kekuasaan SBY, JK ada di dalamnya. Kritik Kalla yang bernada menghujat SBY, patut dicurigai, sebagai upaya mencatut nama Wakil Presiden untuk kepentingan tertentu.

“Teman-teman bacalah pengakuan seorang Jusuf Kalla berikut, sebagai saksi sejarah Indonesia,” demikian kata pembuka yang beredar di Whatsapp, (12/05).

Berikutnya dipaparkan, pengakuan jujur JK memuji keberhasilan Joko Widodo dalam mengelolah negara. Disimpulkan, Indonesia perlahan lolos dari beban utang peninggalan era Soeharto dan SBY, yang telah membuat Indonesia harus menanggung utang Rp 6000 triliun. Utang dengan dalih subsidi, hanya memperkaya Soeharto, SBY dan konco-konconya.

“Silahkan membaca tulisan berikut sampai selesai, agar kita paham mengapa Indonesia perlahan menjadi negara hebat di Asia dalam kurun waktu yang tidak terlalu lama di era Joko Widodo,” ajak pesan yang dikirim secara berantai tersebut.

Tidak hanya berhenti pada ajakan membaca ulasan yang seolah-olah dilakukan JK. Pengirim yang mengatasnamakan Wakil Presiden bernada profokatif. Penerima pesan juga diminta agar meneruskan kepada teman lain.

“Bantu viralkan tulisan ini ke seluruh anak negeri, agar putra bangsa lebih cerdas dalam berfikir dan menganalisa sesuai data,” tutup psan berantai tersebut dengan menyertakan nama Wakil Presiden.

Menurut pengirim, kritik JK disampaikan pada sambutan simposium sistem ekonomi yang dilaksanakan MPR di Senayan Juli 2017. (Red)

infogunungkidul

Recent Posts

Bumkalma Terbaik Berskala Nasional, UPK Satu Hati Playen Kelola Aset 17 Miliar

GUNUNGKIDUL - RABU KLIWON, Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, S.E., M.P., mengapresiasi kinerja UPK Satu…

4 jam ago

Kepala BGN, Naniek Deyang Mengundurkan Diri

KEPALA Badan Gizi Nasional (BGN) Naniek S Deyang mengundurkan diri dari jabatannya. Naniek mundur dari…

14 jam ago

Semangat Warga Lemahbang Wujudkan Jalan Aspal Sepanjang 200 Meter

GUNUNGKIDUL - SENIN PON, Semangat warga Padukuhan Lemahbang, Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan, Gunungkidul dalam kegiatan…

3 hari ago

Dampak Kemarau Mulai Dirasakan Sebagian Warga Gunungkidul, ORI Droping Air Bersih

SAPTOSARI – MINGGU PAHING, Dampak kekeringan akibat kemarau panjang mulai dirasakan oleh sebagian warga di…

4 hari ago

Darurat Gandir, Dalam Sehari Dua Gantung Diri Terjadi di Gunungkidul

GUNUNGKIDUL - JUMAT KLIWON, Dua warga di Kabupaten Gunungkidul dilaporkan meninggal dunia akibat gantung diri…

5 hari ago

Menolak Diajak Pulang Istri, Seorang Petani di Gunungkidul Gantung Diri di Gubuk

GUNUNGKIDUL – JUMAT KLIWON, Warga Dusun Nglaos, Kalurahan Kemadang, Kapanewon Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul digegerkan dengan…

5 hari ago