Rapat Paripurna DPRD Gunungkidul dalam pembahasan Raperda kelembagaan yang diusulkan Eksekutif yaitu penambahan dinas baru terjadi perbedaan pandangan. Tiga fraksi Walk Out tidak sepakat dengan kebijakan Eksekutif.
Situasi pandemi mau OPD anyar, sementara diyakini bahwa penanganan pemuda dan olah raga bisa dioptimalkan melalui bidang.
Membentuk OPD baru itu akan menguras anggaran milyaran rupiah.
Fraksi PDIP, Gerindra, PKD menolak dan menyarankan untuk menunda sampai pandemi covid selesai.
Saya Suharno NasDem dan Wulan Tustiana menolak keras, demi kesejahteraan dan kepentingan rakyat Gunungkidul yang sekarang dinyatakan darurat virus corona.
Terkait dugaan penahanan atau penundaan pemberian salinan rekam medis Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari,…
GUNUNGKIDUL - SELASA PAHING, Salah satu putra terbaik Gunungkidul, sekaligus tokoh politik senior, Drs. HM.…
YOGYAKARTA - MINGGU KLIWON, PT AGRINAS Palma Nusantara (Persero) menjalin kerja sama dengan CV Smart…
GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Dugaan kasus malpraktik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari, yang menimpa…
GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Veda Ega Pratama berhasil mencetak sejarah besar bagi dunia balap motor…
GUNUNGKIDUL— KAMIS PAHING, Di tengah persoalan kekeringan yang terus terjadi pada setiap tahun, kebutuhan air…