WONOSARI-RABU LEGI | Penetapan Raperda Kelembagaan telah ditandatangani bersama antara Bupati dengan DPRD Gunungkidul. Ditengarai Bupati akan mempercepat terbentuknya Dinas Pemuda dan Olahraga, maka tokoh muda bersuara: penting OPD apa APD?
Fakta menunjukkan percepatan pembentukan Dinas Olahraga ditolak tidak hanya oleh fraksi PDIP, Gerindra serta NasDem, yang sempat walk out dari sidang paripurna.
“Kami yang di luar parlemen pun menolak pembentukan Dinas Olahraga dibentuk tahun 2021,” ujar Wisnu Dwi Atmaja alias Ahong, tokoh muda Bejiharjo Karangmojo dalam pernyataan tertulis yang dikirim 13-4-2021.
Di masa pandemi, OPD itu dia nilai tidak adanya urgensinya dengan situasi dan kondisi, bahkan menambah beban anggaran.
“Saat ini rakyat sedang dilanda pandemi covid-19. Banyak tenaga juga relawan kehabisan APD guna menangani pemakaman covid-19.
“Hal itu berbanding terbalik dengan kebijakan politik yang diambil Bupati,” kata Ahong.
Wisnu Dwi Atmojo yang diketahui adalah tokoh muda NasDem itu menyarankan penanganan kegiatan pemuda yang selama ini kurang efektif perlu ditingkatkan melalui Disdikpora.
Tidak ada kepentingan yang lebih penting dari pada kepentingan rakyat Gunungkidul hari ini. Seluruh elemen bangsa harus kompak untuk menangani covid-19 agar semua kembali normal,” pungkasnya. (Bambang Wahyu)
GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…
BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…
JAKARTA-KAMIS PON, BERTEPATAN dengan 28 tahun jatuhnya Orde Baru, sebuah buku sejarah kolektif tentang gerakan…
GUNUNGKIDUL - MINGGU WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
SLEMAN - JUMAT PAHING, SEORANG pria asal Kabupaten Gunungkidul yang berdomisili di Kecamatan Seyegan, Sleman,…
GUNUNGKIDUL-RABU KLIWON, Dalam sepekan terakhir kasus pencurian dengan pemberatan terjadi di wilayah hukum Polsek Nglipar.…