NGLIPAR, SENIN KLIWON– Perlombaan paragliding atau paralayang yang deselenggarakan Dinas Pariwisata DIY, dipusatkan di Kawasan Embung Bhatara Sriten, Desa Pilangrejo, Kecamatan Nglipar, Minggu (12/08) memasuki hari ke-2. Pengunjung harus sabar berjam-jam menunggu, karena cuaca buruk (berkabut). Sinar matahari terhalang hingga perlombaan baru bisa dimulai pukul 14.30 Wib.
Perlombaan paragliding hari pertama, Sabtu (11/08) dimulai lancar, setelah dibuka Bupati Gunungkidul, Hj. Badingah, S.Sos.
Alfari Widiasmara Ketua Pelaksana perlombaan sekaligus pengurus Federasi Aero Sport Indonesia (Fasi) DIY mengungkapkan, hari pertama lncar, namun hari kedua terkendala kabut.
Ia menjelaskan perlombaan paragliding yang diprakarsai Dinas Pariwisata Propinsi DIY, melibatkan Pemkab ini diikuti 25 peserta seluruh Indonesia. Tujuan lomba untuk pengembangan pariwisata dirgantara di Gunungkidul.
Dia berharap, dengan dukungan pemerintah Propinsi maupun Kabupaten, ke depan Sriten bisa menjadi ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas). (Joko/ig)
GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…
BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…
JAKARTA-KAMIS PON, BERTEPATAN dengan 28 tahun jatuhnya Orde Baru, sebuah buku sejarah kolektif tentang gerakan…
GUNUNGKIDUL - MINGGU WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
SLEMAN - JUMAT PAHING, SEORANG pria asal Kabupaten Gunungkidul yang berdomisili di Kecamatan Seyegan, Sleman,…
GUNUNGKIDUL-RABU KLIWON, Dalam sepekan terakhir kasus pencurian dengan pemberatan terjadi di wilayah hukum Polsek Nglipar.…