WONOSARI, SENIN LEGI-Ratusan lapak yang berada di pantai porak-poranda dihantam gelombang tinggi. Situasi ini dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul untuk keperluan penataan pedagang (Lapak-lapak) yang selama ini sulit dibenahi. Mereka akan direlokasi ke tempat aman.
Asti Wijayanti, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul mengatakan, penataan lapak pedagang yang selama ini menempati wilayah pesisir pantai akan dilakukan secara bertahap.
“Para pedagang diminta menandatangani surat perjanjian dan mereka setuju ditata tanpa ganti rugi,” ujarnya, Senin (30/07).
Oleh karena itu, lanjut Asti, ini kesempatan yang tepat bagi Pemkab Gunungkidul untuk melakukan penataan.
Selain itu, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) juga memerintahkan supaya dilakukan pembersihan lapak di area pantai.
Lapak itu akan dipindahkan ke lahan Sultan Ground (SG). Saat ini masih dalam proses identifikasi.
Asti mengakui, pemulihan diperkirakan membutuhkan waktu lama. Dalam jangka pendek, sudah dilakukan pembersihan oleh petugas Search and Rescue (SAR) maupun Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).
Terjangan ombak tinggi terjadi selama seminggu terakhir menghancurkan 140 lapak, akibat terjangan ombak paling parah Pantai Siung, Pantai Drini dan Pantai Sepanjang.
“Bahkan banyak lapak yang hanyut terbawa ombak,” pungkasnya. (Jk/ig)
GUNUNGKIDUL – SENIN PAHING, Diduga kehilangan kendali, sepasang suami istri lanjut usia alami kecelakaan tunggal…
NGLIPAR - SENIN PAHING, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
GUNUNGKIDUL-SENIN KLIWON, Persoalan tata kelola pendapatan sektor pariwisata khususnya wisata pantai di Kabupaten Gunungkidul, masih…
TANJUNGSARI - SENIN KLIWON, Rumah milik Karim (71) warga Padukuhan Panggang 02/10, Kalurahan Kemiri, Kapanewon…
YOGYAKARTA-SENIN KLIWON, Lintas generasi alumni Universitas Janabadra (UJB) Yogyakarta menggelar acara halalbihalal nasional di Swiss-Belresidences…
YOGYAKARTA - MINGGU WAGE, warga Dusun Tiyasan, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, provinsi DIY…