POLITIK

Pastikan Aman, Bawaslu Pantau Distribusi Logistik Hingga TPS

WONOSARI-SELASA PON | Sehari menjelang pencoblosan, aktivitas sejumlah lembaga terkait semakin meningkat dalam melakukan persiapan. Salah satunya adalah Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Gunungkidul.

Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Gunungkidul, Rosita mengatakan bahwa, pihaknya menerjunkan anggota untuk mengawasi distribusi logistik Pilkada.

“Pengawasan kami lakukan sejak distribusi ke tingkat kalurahan hingga tiba di seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS),” kata Rosita, pada Selasa (08/12/2020) siang.

Ia menjelaskan, pengawasan ketat dilakukan demi memastikan jumlah logistik yang terdistribusi sesuai dengan berita acara Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunungkidul. Protokol kesehatan saat proses distribusi pun turut dipantau.

Selain itu, pengamanan akan dilakukan selama logistik berada di tiap balai kelurahan hingga sampai ke TPS. Pengamanan tersebut melibatkan pengawas tingkat kapanewon hingga kalurahan.

“Sebisa mungkin logistik terjaga dari berbagai kondisi, mulai dari cuaca ataupun penyalahgunaan dari pihak-pihak tertentu,” jelas Rosita.

Bawaslu Gunungkidul sebelumnya menerjunkan 5 tim untuk menertibkan belasan ribu Alat Peraga Kampanye (APK) di seluruh wilayah. Penertiban dilakukan mengingat saat ini sudah memasuki masa tenang.

KPU Gunungkidul memulai distribusi logistik Pilkada sejak 6 Desember lalu. Komisioner Divisi Teknis Penyelenggara Pemilu Andang Nugroho mengatakan logistik langsung dikirimkan ke seluruh kalurahan.

“Distribusi kami lakukan selama 2 hari, langsung ke kalurahan agar lebih efisien,” jelasnya.

Selanjutnya pada hari ini logistik kotak suara akan didistribusikan ke seluruh TPS. Prosesnya pun mendapatkan pengawalan ketat, sejak dimulainya distribusi dari Kantor KPU Gunungkidul hingga ke seluruh TPS.

KPU Gunungkidul sebelumnya telah menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 599.850 pemilih. Jumlah TPS yang tersedia pun sebanyak 1.900 titik, di mana seluruhnya akan menerapkan prokes saat pencoblosan nanti.

“Sebelumnya kami sudah melakukan simulasi dan menilai prosesnya bisa sesuai prosedur serta prokes,” kata Andang. (Hery)

 

infogunungkidul

Recent Posts

Lemot Buka Rekam Medis, RSUD Wonosari Disomasi

GUNUNGKIDUL-RABU PON, Terkait dugaan penahanan atau penundaan pemberian salinan rekam medis Rumah Sakit Umum Daerah…

2 jam ago

Keluarga Besar Partai Golkar Berduka, Tokoh Politik Senior Berpulang

GUNUNGKIDUL - SELASA PAHING, Salah satu putra terbaik Gunungkidul, sekaligus tokoh politik senior, Drs. HM.…

23 jam ago

Smart Batik Indonesia Kembangkan Ekosistem Batik Sawit di Yogyakarta

YOGYAKARTA - MINGGU KLIWON, PT AGRINAS Palma Nusantara (Persero) menjalin kerja sama dengan CV Smart…

3 hari ago

Dugaan Malpraktik RSUD Wonosari akan Dibawa ke-Majelis Disiplin Profesi

GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Dugaan kasus malpraktik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari, yang menimpa…

4 hari ago

Veda Ega Pratama Pembalap Indonesia Asal Gunungkidul Mengukir Sejarah Besar

GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Veda Ega Pratama berhasil mencetak sejarah besar bagi dunia balap motor…

4 hari ago

Kekeringan di Gunungkidul, UPZ UP45 Salurkan Puluhan Ribu Liter Air Bersih di Ngawen

GUNUNGKIDUL— KAMIS PAHING, Di tengah persoalan kekeringan yang terus terjadi pada setiap tahun, kebutuhan air…

6 hari ago