POLITIK

Bawaslu Gunungkidul Imbau Tim Paslon Mandiri Tertibkan APK Masa Tenang

WONOSARI-SENIN PAHING | Pada tanggal per 5 Desember 2020 kemarin, masa kampanye bagi seluruh peserta Pilkada berakhir serentak. Setelahnya menjadi masa tenang di mana kampanye beserta atributnya sudah tidak boleh lagi dilakukan.

Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Gunungkidul, Rosita menerangkan, pihaknya sudah menyampaikan himbauan kepada seluruh tim Paslon.

“Kami minta mereka untuk menertibkan Alat Peraga Kampanye (APK) secara mandiri, termasuk menghentikan kegiatan kampanye mulai 6 Desember,” kata Rosita dihubungi pada Senin, (07/12/2020).

Rosita mengatakan, himbauan tersebut disampaikan secara tertulis dan verbal. Seluruh tim Paslon sudah diundang oleh Bawaslu Kabupaten Gunungkidul untuk mendapat penjelasan secara langsung.

Dalam giat penertiban APK yang masih terpasang hingga awal masa tenang kemarin, pihak Bawaslu Kabupaten Gunungkidul turut serta melakukan pencopotan APK bersama Panwascam, PPD, Satpol PP serta pihak Kepolisian. Rosita mengatakan, ada belasan ribu APK yang ditertibkan di berbagai wilayah se Kabupaten Gunungkidul.

“Minggu, (06/12/2020) kemarin misalnya, kami lakukan penertiban dengan 5 tim menyebar,” jelasnya.

Rosita berharap, seluruh anggota tim dari tiap Paslon berinisiatif untuk menurunkan atribut kampanye secara mandiri, sebab diharapkan seluruh wilayah Kabupaten Gunungkidul bersih dari APK selama masa tenang hingga pencoblosan pada 9 Desember mendatang.

Selain penertiban APK, Bawaslu Kabupaten Gunungkidul juga bergerak mengawasi potensi munculnya politik uang (money politics). Hal itu disampaikan oleh Ketua Bawaslu Tri Asmiyanto.

“Ada potensi terjadinya praktek politik uang jelang pencoblosan, terutama saat masa tenang ini,” jelas Tri, beberapa waktu lalu.

Demi mengantisipasi praktek tersebut, Bawaslu Kabupaten Gunungkidul menginisiasi tim patroli pengawasan politik uang. Tim ini mulai bergerak sejak tanggal 6 Desember lalu atau hari pertama masa tenang Pilkada.

Tri mengatakan tim patroli ini terdiri atas berbagai unsur terkait. Patroli dan pengawasan terhadap politik uang akan berlangsung hingga 8 Desember atau H-1 pencoblosan.

“Kami juga sudah berkoordinasi dengan unsur Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu),” tutup Tri Asmiyanto. (Hery)

 

infogunungkidul

Recent Posts

Tabrak Honda Beat, Seorang Pelajar Meninggal Dunia di TKP

GUNUNGKIDUL - JUM'AT WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…

1 minggu ago

JAPFA dan LPER Resmikan Kemitraan Strategis

GUNUNGKIDUL - KAMIS PON, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) bersama Koperasi Produsen Usaha Lembaga…

1 minggu ago

UNS Wisuda 1.082 Mahasiswa Periode VII Tahun 2026

SURAKARTA - MINGGU WAGE, UNIVERSITAS Sebelas Maret (UNS) Surakarta mewisuda sebanyak 1.082 mahasiswa di Auditorium…

2 minggu ago

Unjuk Rasa di Yogya Berlangsung Aman

YOGYAKARTA - JUM'AT PAHING, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta memastikan, aksi demontrasi yang berlangsung pada siang hingga…

2 minggu ago

Pendidikan Khas Kejogjaan Masuk Kurikulum Perguruan Tinggi

YOGYAKARTA - JUM'AT KLIWON, GUBERNUR Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X secara…

3 minggu ago

Bantul Diguncang Gempa Magnitudo 3,6

BABTUL - KAMIS WAGE, KABUPATEN Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta diguncang gempa bumi tektonik dengan…

3 minggu ago