Dinas Pariwisata menurut Aris, tidak pernah berfikir sejauh itu. Belakangan melalui media massa, malah menuding Alam Asri melakukan pungli.
“Tudingan yang tidak berdasar sekaligus tidak manusiawi. Alam Asri itu membantu Pemerintah, mengembangkan potensi pariwisata, tetapi malah dihina dan dilecehkan,” ujarnya bernada tinggi.
Dia menyesalkan sikap Dinas Pariwisata. Alasan Aris, banyak instansi pemerintah mengadakan pertemuan atau rapat di Joglo Pantai Buges, meninggalkan sampah, tetapi tidak memberi kontribusi untuk kebersihan.
BACA JUGA:
“Selaku Pokdarwis kami tidak berharap seperti itu, tetapi mbok iyao tidak semena-mena mengatakan Alam Asri melakukan pungli,” kata dia.
Pokdarwis Alam Asri, menurut Aris merupakan bagian dari elemen masyarakat. Mestinya, kata dia, diberi pengarahan, agar bisa ikut merasakan nikmatnya kue pariwisata.
Page: 1 2
NGLIPAR - SENIN PAHING, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
GUNUNGKIDUL-SENIN KLIWON, Persoalan tata kelola pendapatan sektor pariwisata khususnya wisata pantai di Kabupaten Gunungkidul, masih…
TANJUNGSARI - SENIN KLIWON, Rumah milik Karim (71) warga Padukuhan Panggang 02/10, Kalurahan Kemiri, Kapanewon…
YOGYAKARTA-SENIN KLIWON, Lintas generasi alumni Universitas Janabadra (UJB) Yogyakarta menggelar acara halalbihalal nasional di Swiss-Belresidences…
YOGYAKARTA - MINGGU WAGE, warga Dusun Tiyasan, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, provinsi DIY…
WONOSARI - SABTU PON, Sebuah tamparan keras institusi pemerintahan kembali terjadi. Kali ini RDS alias…