Dinas Pariwisata menurut Aris, tidak pernah berfikir sejauh itu. Belakangan melalui media massa, malah menuding Alam Asri melakukan pungli.
“Tudingan yang tidak berdasar sekaligus tidak manusiawi. Alam Asri itu membantu Pemerintah, mengembangkan potensi pariwisata, tetapi malah dihina dan dilecehkan,” ujarnya bernada tinggi.
Dia menyesalkan sikap Dinas Pariwisata. Alasan Aris, banyak instansi pemerintah mengadakan pertemuan atau rapat di Joglo Pantai Buges, meninggalkan sampah, tetapi tidak memberi kontribusi untuk kebersihan.
BACA JUGA:
“Selaku Pokdarwis kami tidak berharap seperti itu, tetapi mbok iyao tidak semena-mena mengatakan Alam Asri melakukan pungli,” kata dia.
Pokdarwis Alam Asri, menurut Aris merupakan bagian dari elemen masyarakat. Mestinya, kata dia, diberi pengarahan, agar bisa ikut merasakan nikmatnya kue pariwisata.
Page: 1 2
WONOSARI - RABU PAHING, Sebanyak 8 (delapan) mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Pertanian Bogor…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dua…
GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Pagi buta, M (76) seorang kakek warga Padukuhan Tonggor, Kalurahan Pacarejo,…
GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan satu unit Mobil Ambulan…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, KABID Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan membenarkan adanya kendaraan dinas…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, UNIVERSITAS Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta menjadi Perguruan Tinggi Keagamaan…