Categories: POLITIK

Pemilu 2019 Masih Akan Diwarnai Laporan Dana Kampanye Yang Tidak Jujur

JAKARTA, JUMAT PAHING-Ketua Bawaslu RI, Abhan dalam jumpa pers (27/12) menyatakan, penyelenggaraan Pemilu di Indonesia dinilai demokratis, namun problem terkait dengan pembiayaan Pemilu belum terjawab tuntas. Tidak jarang, laporan keuangan partai politik, terkait biaya pemilu tidak mencerminkan kondisi yang sesungguhnya. Sisi lain, Politik uang menunjukkan gejala semakin sulit ditangkal.

“Pembiayaan Pemilu yang dimaksud mencakup aktivitas yang terintegrasi antara pembiayaan partai politik dengan pembiayaan untuk kampanye peserta Pemilu, dalam konstruksi penerimaan dan pengeluaran,” ujar Abhan.

Seringkali, lanjut Ketua Bawaslu RI, keterpilihan calon dipengaruhi faktor besar-kecilnya uang yang diterima dan dikeluarkan. Sementara dalam banyak pengalaman, laporan dana kampanye dalam Pemilu kurang mencerminkan penerimaan dan pengeluaran yang sesungguhnya.

Politik berbiaya tinggi dengan dukungan finansial para penyumbang, seringkali mendorong terjadinya korupsi politik yang dilakukan oleh para politisi baik di legislatif maupun eksektutif.

“Dari sisi pemilih, transparansi dan akuntabilitas menjadi pertimbangan dalam menentukan pilihan di bilik suara,” tandas Abhan.

Iklan kampanye peserta Pemilu adalah bentuk kampanye yang membutuhkan biaya besar menjelang pemungutan suara 17 April mendatang.

Merujuk bunga rampai Pembiayaan Pemilu di Indonesia (2018) menunjukkan berbagai faktor yang menyebabkan pembiayaan besar dengan laporan yang belum dapat sepenuhnya bisa dipertanggungjawabkan.

Penerapan sistem pemilu proporsional berwakil jamak dengan daftar yang terbuka menjadi penyebab pemilih semakin berorientasi ke figur individu calon.

Akibatnya, kinerja partai politik sebagai sebuah lembaga, tergantikan oleh kinerja calon sebagai individu. Faktor ini juga sangat menentukan berkembangnya berbagai praktek politik uang. (Agung)

infogunungkidul

Recent Posts

Mencuri Motor, Warga Gunungkidul Ditangkap Polisi

BANTUL - RABU PON, SEORANG pria berinisial AS (34) warga Panggang, Gunungkidul, ditangkap polisi usai…

15 jam ago

Lemot Buka Rekam Medis, RSUD Wonosari Disomasi

GUNUNGKIDUL-RABU PON, Terkait dugaan penahanan atau penundaan pemberian salinan rekam medis Rumah Sakit Umum Daerah…

1 hari ago

Keluarga Besar Partai Golkar Berduka, Tokoh Politik Senior Berpulang

GUNUNGKIDUL - SELASA PAHING, Salah satu putra terbaik Gunungkidul, sekaligus tokoh politik senior, Drs. HM.…

2 hari ago

Smart Batik Indonesia Kembangkan Ekosistem Batik Sawit di Yogyakarta

YOGYAKARTA - MINGGU KLIWON, PT AGRINAS Palma Nusantara (Persero) menjalin kerja sama dengan CV Smart…

4 hari ago

Dugaan Malpraktik RSUD Wonosari akan Dibawa ke-Majelis Disiplin Profesi

GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Dugaan kasus malpraktik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari, yang menimpa…

5 hari ago

Veda Ega Pratama Pembalap Indonesia Asal Gunungkidul Mengukir Sejarah Besar

GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Veda Ega Pratama berhasil mencetak sejarah besar bagi dunia balap motor…

5 hari ago