WONOSARI, Selasa Wage, -Media sosial facebook, twiter, dan instagram dikategorikan sebagai dunia maya. Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), menyatakan tidak mengurusi soal kegaduhan di media sosial. Hal tersebut merupakan kapling Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo).
Yang maya apanya? Facebook, twiter dan instagram adalah riil karena memuat buah pikir dan rasa, yang secara material bisa dirunut jejaknya. Pengguna bahkan bisa diseret ke meja hijau manakala keseleo dalam mengunggah tulisan.
“Maya adalah tampak ada, tetapi nyata tidak ada, hanya ada dalam angan-angan atau khayalan,” dikutib dari Kamus Besar Bahasa Indonesia.
Berbeda dengan fatamorgana. Menurut KBBI fatamorgana adalah gejala optis tampak di permukaan bumi karena panas, kelihatan seperti genangan air, tetapi sesungguhnya itu bukan air.
Tulisan yang diunggah di berbagai media sosial adalah nyata, bukan maya. Pengertian yang beredar selama ini ternyata keliru. Kekeliruan tersebut terbukti jelas, Kemenkominfo mengaku bertanggungjawab menangani hiruk pikuk di media sosial.
Kepala BSSN Mayjen TNI (purn) Djoko Setiadi mengatakan, kegaduhan medsos, berada di bawah kewenangan Kemenkominfo.
“Disampaikan Pak Rudiantara, medsos ditangani Kominfo, kami sangat senang mendengarnya,” ujar Djoko Setiadi, seperti dikutib tribunnews.com (5/1)
Secara implementatif, Dinas Kominfo Guungkidul sempat patroli di jagat media sosial apa tidak itu persoalan menarik didiskusikan. Kalau rutin patroli gambaran hasil seperti apa? Tetapi ketika tidak, apa alasannya, selama ini tidak banyak terungkap ke publik. Redaksi
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dua…
GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Pagi buta, M (76) seorang kakek warga Padukuhan Tonggor, Kalurahan Pacarejo,…
GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan satu unit Mobil Ambulan…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, KABID Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan membenarkan adanya kendaraan dinas…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, UNIVERSITAS Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta menjadi Perguruan Tinggi Keagamaan…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, Sebanyak 1.054 lulusan Program Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) Periode IV…