WONOSARI, Selasa Kliwon – Pemerintah Daerah Kabupaten Gunungkidul akan menata obyek wisata dimulai dari pantai Baron. Dua tempat akan dijadikan terminal besar.
Master Plan penataan pantai Baron dimulai tahun 2019. Hal ini diungkapkan Sekda Gunungkidul, Ir. Drajad Ruswandono, di ruang kerjanya, Senin (29/01).
Ia menjelaskan, bahwa pantai Baron akan ditata sedemikian rupa. Sepanjang pantai akan dibuakan tanggul 2,5 meter sampai 3 meter, dan tinggi 1,5 meter sampai 3 meter.
“Yang mana dipinggir tanggul itu akan digunakan untuk jualan souvernir dan kuliner,” ungkapnya.
Drajad menerangakan, bahwa akan dibangun tempat ibadah, parkir, termasuk parkir untuk difabel, klinik SAR, dan Ipal.
“Saat ini baru menyelesaikan master plan, tahun 2019 mudah-mudahan sudah bisa dijalankan,” jelasnya.
Sedangkan di Krakal, Pemda Gunungkidul menyediakan lahan seluas 4 hektar untuk terminal, guna menampung bus-bus besar.
Wisatawan dari terminal Krakal akan dibawa dengan menggunakan settle atau mobil kecil menuju obyek wisata yang dikehendaki.
“Mobil nanti akan disediakan oleh Pemda Gunungkidul,” pungkasnya.
Kedepan semua mobil, dan bus-bus besar akan disentralkan di Rest Area Bunder.
Menurut Drajad, Rest Area Bunder akan disediakan souvernir, tempat ibadah, termasuk panggung hiburan.
Reporter: W. Joko Narendro_ig
GUNUNGKIDUL-RABU PON, Terkait dugaan penahanan atau penundaan pemberian salinan rekam medis Rumah Sakit Umum Daerah…
GUNUNGKIDUL - SELASA PAHING, Salah satu putra terbaik Gunungkidul, sekaligus tokoh politik senior, Drs. HM.…
YOGYAKARTA - MINGGU KLIWON, PT AGRINAS Palma Nusantara (Persero) menjalin kerja sama dengan CV Smart…
GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Dugaan kasus malpraktik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari, yang menimpa…
GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Veda Ega Pratama berhasil mencetak sejarah besar bagi dunia balap motor…
GUNUNGKIDUL— KAMIS PAHING, Di tengah persoalan kekeringan yang terus terjadi pada setiap tahun, kebutuhan air…