WISATA

Penetapan PSTKM, Destinasi Wisata Tetap Buka

WONOSARI-JUMAT WAGE | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul akan menerapkan Pembatasan Secara Terbatas Kegiatan Masyarakat (PSTKM) mulai 11 Januari mendatang. Sektor pariwisata menjadi fokus utama dalam penerapan PSTKM tersebut.

Sekretaris Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Gunungkidul Harry Sukmono mengatakan bahwa, tidak banyak yang berubah dalam pengaturan destinasi wisata. Pasalnya, instruksi pusat dan provinsi tak jauh berbeda dengan yang dilakukan selama ini.

“Selama 6 bulan terakhir kan statusnya masih Uji Coba Terbatas, jadi masih sesuai instruksi,” kata Harry di Rumah Dinas Bupati Gunungkidul.

Sejak Uji Coba Terbatas diberlakukan, kunjungan tiap destinasi wisata di Gunungkidul dibatasi hanya 50% dari kapasitas yang ada. Selain itu, jam operasionalnya pun turut dibatasi.

Satu-satunya tambahan aturan baru yakni surat keterangan hasil Rapid Antigen Test bagi pengunjung asal luar daerah.

Harry mengatakan pemeriksaan nantinya akan dilakukan di pos-pos retribusi, terutama untuk kawasan wisata pantai.

“Pendataan pengunjung pun tetap dilakukan, jadi kami harap tetap bisa dijalankan secara baik,” ujarnya.

Sebelumnya, Dispar Gunungkidul belum lama ini telah resmi memperpanjang penerapan Uji Coba Terbatas untuk destinasi wisata. Penerapan tersebut kini telah memasuki tahap ke-8 kalinya.

Terpisah, Kepala Dispar Kabupaten Gunungkidul Asti Wijayanti menyampaikan, bahwa perubahan Uji Coba kali ini adalah saat hari libur. Jika sebelumnya dilakukan tiap Senin, maka sekarang diubah menjadi tiap Jumat.

“Libur atau penutupan destinasi wisata dilakukan tiap Jumat pukul 08.00-16.00 WIB,” katanya.

Alasan digesernya libur tersebut, lantaran di hari Jumat tingkat kunjungan cenderung lebih sepi. Sehingga kontrol petugas dalam mengawasi pengunjung pun menjadi lebih mudah.

Sesuai prosedur, hari libur akan dimanfaatkan untuk sterilisasi seluruh destinasi wisata. Termasuk pembersihan dan evaluasi dari operasional kunjungan yang dilakukan.

“Aturan ini dikecualikan jika pada hari Jumat tersebut bertepatan dengan hari libur nasional,” jelas Asti. (Hery)

infogunungkidul

Recent Posts

Kecelakaan Beruntun, Seorang Pemotor Meninggal Dunia

GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…

12 jam ago

Melintas di Bokong Semar, Truk Tronton Terguling

BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…

1 minggu ago

28 Tahun Reformasi, Aktivis UJB Terbitkan Buku Sejarah Gerakan Mahasiswa Empat Dekade

JAKARTA-KAMIS PON, BERTEPATAN dengan 28 tahun jatuhnya Orde Baru, sebuah buku sejarah kolektif tentang gerakan…

2 minggu ago

“Adu Banteng” Vario Vs Supra dua Korban Dilarikan ke-RS

GUNUNGKIDUL - MINGGU WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…

2 minggu ago

Gorok Leher Sendiri, Pria Asal Gunungkidul Ditemukan Tewas

SLEMAN - JUMAT PAHING, SEORANG pria asal Kabupaten Gunungkidul yang berdomisili di Kecamatan Seyegan, Sleman,…

3 minggu ago

Waspada! Diduga Ulah Maling, 3 Warga Nglipar Kehilangan Emas dan Uang Tunai

GUNUNGKIDUL-RABU KLIWON, Dalam sepekan terakhir kasus pencurian dengan pemberatan terjadi di wilayah hukum Polsek Nglipar.…

3 minggu ago