Kapolsek Ngilpar, AKP Sumarya, selaku elemen panitia pengagungan HUT RI, menegaskan, kegiatan ini sebenarnya kurang tepat disebut lomba.
“Kami serombongan yang terdiri dari 29 orang tidak sedang menjalankan tugas penilaian. Kami sebatas mencatat kelebihan dan kekurangan Padukuhan Kepuhsari dalam hal mengisi kemerdekaan,” ujar Sumarya.
Dia berharap, Warga Kepuhsari di bawah kepemimpinan Dukuh perempuan banyak memiliki kelebihan, sehingga pantas untuk dicontoh padukuhan lain.
Sebagaimana dituturkan Surtini Dukuh Kepuhsari, jumlah KK 280 dengan 500 jiwa, terkait pengagungan grengseng melakukan kegiatan menyongsong peringatan HUT RI ke 74.
“Mulai dari yang usia sepuh, karangtaruna, sampai anak-anak terlibat dalam seluruh kegiatan,” ujarnya, didampingi Jumawan selaku Kades Desa Katongan.
Kedatangan rombongan Kecamatan disambut karawitan dan kelompok sholawatan Jawa, padukuhan Kepuhsari. (Bambang Putih)
Page: 1 2
WONOSARI - SABTU PON, Sebuah tamparan keras institusi pemerintahan kembali terjadi. Kali ini RDS alias…
GUNUNGKIDUL – RABU KLIWON, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana…
GUNUNGKIDUL – SELASA PON, Seorang laki-laki berinisial S (64), warga Kramatwatu, Kabupaten Serang, Banten, ditemukan…
PALIYAN - MINGGU PAHING, Pengemudi Toyota Inova diduga mengantuk mengakibatkan kecelakaan beruntun di Jalan Paliyan-Saptosari,…
YOGYAKARTA - SABTU LEGI, UNIT Studi Hukum Perdata (USHP) Fakultas Hukum Universitas Janabadra resmi meluncurkan…
GUNUNGKIDUL – SABTU LEGI, Menyongsong libur nasional dan perayaan Paskah 2026, Kepolisian Resor (Polres) Gunungkidul…