Categories: NASIONAL

Pengurus Dewan Kopi 2018-2022 Resmi Dikukuhkan

JAKARTA, Minggu Kliwon-Pengurus Dewan Kopi Indonesia (Dekopi) massa bakti 2018-2022 resmi dikukuhkan hari ini Minggu (11/03) di gedung Intermark, Serpong Tangerang Selatan.

Hadir dalam pengukuhan tersebut, Ketua MPR RI Zukkifli Hasan, dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.

Ditunjuk sebagai ?etua umum Dekopi yakni mantan Menteri Pertanian Anton Apriantono.

Menteri Amran mengatakan kopi Indonesia sudah terkenal dan cukup di segani di kancah Internasional.

Dirinya menceritakan saat berkunjung di salah satu forum internasional beberapa waktu lalu, kopi Indonesia beberapa kali disebut sebagai komoditi unggulan.

“Itu dalam satu kesempatan di forum Internasional, siapa ya, yang ikut waktu itu. Kopi Indonesia itu disebut sampai lima kali” ucapnya saat memberikan sambutan. Tanto

infogunungkidul

Recent Posts

Smart Batik Indonesia Kembangkan Ekosistem Batik Sawit di Yogyakarta

YOGYAKARTA - MINGGU KLIWON, PT AGRINAS Palma Nusantara (Persero) menjalin kerja sama dengan CV Smart…

2 hari ago

Dugaan Malpraktik RSUD Wonosari akan Dibawa ke-Majelis Disiplin Profesi

GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Dugaan kasus malpraktik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari, yang menimpa…

3 hari ago

Veda Ega Pratama Pembalap Indonesia Asal Gunungkidul Mengukir Sejarah Besar

GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Veda Ega Pratama berhasil mencetak sejarah besar bagi dunia balap motor…

3 hari ago

Kekeringan di Gunungkidul, UPZ UP45 Salurkan Puluhan Ribu Liter Air Bersih di Ngawen

GUNUNGKIDUL— KAMIS PAHING, Di tengah persoalan kekeringan yang terus terjadi pada setiap tahun, kebutuhan air…

4 hari ago

Puluhan Gambar Muncul, Berikut Hasil Lengkap Bukaan Cupu Kyai Panjala

GUNUNGKIDUL - SELASA KLIWON. Upacara adat tradisi pembukaan Cupu Kyai Panjala dilaksankan pada hari ini,…

7 hari ago

Hari Jadi ke-196, Bupati – Wakil Bupati Gunungkidul Kian Memanas

GUNUNGKIDUL - MINGGU PON, Beberapa agenda kegiatan peringatan Hari Jadi Kabupaten Gunungkidul ke-196 terlaksana dengan…

1 minggu ago