Categories: NASIONAL

Pengurus IWO Bogor Bicara Jurnalistik dan Anti HOAX di UIN Syarif Hidayatullah

Jakarta-Para mahasiswa dapat menjadi ujung tombak dalam memerangi informasi bohong atau HOAX, yang beredar di dunia maya. Hal ini disuarakan oleh Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Bogor Raya Didin, saat menjadi pembicara kuliah terbuka, di Fakultas Ushuluddin, Kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, di Tangerang Selatan, Banten, Rabu, (11/04).

Para pengurus IWO Bogor Raya juga mendapatkan apresiasi dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta setelah membagi pengalaman dan pengetahuan kewartawanan di depan puluhan mahasiswa dan mahasiswi kampus tersebut. Dosen mata Kuliah Jurnalistik UIN Jakarta, Widya Burlian Alkalabi mengungkapkan, jurnalis pekerjaan mulia, untuk IWO Bogor terutama mas Brodin (Didin-Red) Ketua IWO, Bogor sudah saya lihat _attitudenya_ makanya kami undang di kampus ini untuk memberikan pengalaman-pengalaman dan kisah jurnalis serta suka dukanya.

Ketua IWO Bogor Raya Didin, meminta agar nanti ketika mahasiswa terjun langsung ke profesi kejurnalisan agar tidak canggung.

“Teori kadang berbeda dengan praktek, semoga pengetahuan yang sedikit kami bisa bermanfaat untuk adik-adik mahasiswa dan kedepan jika nanti menjadi seorang jurnalis / wartawan tetap berkarya menjadi jurnalis tangguh yang pasti tetap berpegang kepada kode etik jurnalistik”, ujarnya usai tanya jawab dengan para mahasiswa.

Setali tiga uang, Bendahara Umum PP IWO Dwi Christianto yang juga menjadi narasumber untuk multimedia dan media elektronik juga mengungkapkan sejarah IWO di tanah air.

“IWO berdiri untuk menyuarakan kebenaran dan anti HOAX. Para mahasiswa pun, harus mempertajam pengetahuan sehingga bisa menjadi agen perubahan, tidak terbawa arus HOAX dan malah mampu menjelaskan informasi yang benar.” jelas Dwi.

Sementara itu, Wakil Dekan Fakultas Ushuluddin Dr. M. Suryadinata M.Ag memberikan apresiasi IWO Bogor Raya yang memberikan pengetahuan praktek jurnalistik. Suryadinata yakin pengalaman para punggawa IWO Bogor Raya di lapangan, mampu menjadi bekal ketika mahasiswa lulus dan terjun sebagai jurnalis.

“Terimakasih atas pengetahuan yang sudah diberikan,” tuturnya selepas memberikan piagam penghargaan kepada IWO Bogor Raya.

Selain IWO Bogor Raya, hadir pula Tya dari Hazna Sasmira, Manajer Head Store produsen Hijab dan Busana Muslim, komunitas Jurnalis Cakrawala serta Fotografer senior asal Flores Wilfridus Ero, yang langsung didatangkan dari NTT untuk berbagi inspirasi dan pengetahuan kepada para mahasiswa.

Universitas Islam Negeri Jakarta yang disingkat UIN merupakan perguruan tinggi Islam negeri terbesar di Indonesia, bahkan di Asia, dengan lebih 25.000 mahasiswa dari berbagai negara dan daerah di Indonesia, serta memiliki 65 guru besar dari berbagai disiplin ilmu. (red)

infogunungkidul

Recent Posts

Polda DIY Raih Penghargaan 12 Satker Predikat Pelayanan Prima & Zona Integritas

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dua…

3 hari ago

Kakek 70 Tahun Gantung Diri di Pohon Jambu Mete

GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Pagi buta,  M (76) seorang kakek warga Padukuhan Tonggor, Kalurahan Pacarejo,…

3 hari ago

Scoopy Tabrak Ambulan PMI, Satu Korban Dilarikan ke-RS

GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan satu unit Mobil Ambulan…

3 hari ago

Mobil Brimob Polda DIY Terserempet KA Bandara

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, KABID Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan membenarkan adanya kendaraan dinas…

3 hari ago

UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Peringkat Tertinggi PTKIN di Indonesia

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, UNIVERSITAS Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta menjadi Perguruan Tinggi Keagamaan…

3 hari ago

Ribuan Lulusan Pascasarjana UGM Jalani Proses Wisuda

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, Sebanyak 1.054 lulusan Program Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) Periode IV…

3 hari ago