GUNUNGKIDUL-KAMIS PAHING | Terkait kasus tandan pisang menghadap ke atas yang mengegerkan warga Suyono Wetan, Logandeng, Playen. Gunungkidul, Dr. Endang Setyaningsih pakar agronomi dari UGM angkat bicara.
Kepada awak media dia bilang, itu bisa dimungkinkan adanya produksi zat pengatur tumbuhan atau hormon yang berlebih.
“Salah satu hormon tersebut dalam dunia tetumbuhan disebut auksin,” ujar dosen Fakultas pertanian UGM itu, Kamis 21-1-2021.
Auksin dalam jumlah yang berlebih, lanjut Endang Sulistyaningsih, mengakibatkan saat bunga muncul maka tandan akan tetap menghadap ke atas.
Jumlah auksin berlebih tersebut tidak mengganggu aktivitas batang karena zat xanothin sedikit.
Hormon yang disebut kedua yaitu xanothin bisa muncul dari penyinaran matahari ke molekul karotenoid.
Dr. Endang Sulistyaningsih tidak memberikan kesimpulan, tetapi masyarakat menangkap penjelasannya, bahwa jika jumlah hormon auksin normal, maka dimungkinkan tandan pisang itu akan tumbuh merunduk. (Bambang Wahyu Widayadi)
RONGKOP - KAMIS PON, Musim kemarau panjang tahun ini membawa tantangan ganda bagi Kabupaten Gunungkidul.…
WONOSARI - RABU PAHING, Sebanyak 8 (delapan) mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Pertanian Bogor…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dua…
GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Pagi buta, M (76) seorang kakek warga Padukuhan Tonggor, Kalurahan Pacarejo,…
GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan satu unit Mobil Ambulan…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, KABID Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan membenarkan adanya kendaraan dinas…