Categories: WISATA

Penutupan Lomba Selancar Dilakukan Oleh Wabup Gunungkidul

GIRISUBO, Senin Legi – Lomba selancar di pantai Wediombo, Desa Jepitu, Kecamatan Girisubo, dimulai tanggal (29/12) dan ditutup hari Minggu, (31/12) oleh Wakil Bupati (Wabup) Gunungkidul, Dr Drs. Immawan Wahyudi, MH.

Ketua Panitia lomba selancar, Sartono membeberkan bahwa perlombaan dibagi dua kategori, longboard (menggunakan papan yang panjang), dan kategori oven (papan pendek) untuk segala umur.

Dikatakanya, perlombaan di dukung oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul. Lomba diikuti peserta dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Dan DIY.

“Sementara ini juara masih didominasi dari luar Gunungkidul,” ucap Sartono.

Ia juga menyampaikan, selain didukung kerjasama Pokdarwis Wediombo dengan Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul, juga didukung oleh berbagai komunitas seperti Wediombo Surfing Society (WOSS), Pemuda Pancasila, dan Komunitas Kopi Nusantara.

“Saya berharap menggandeng kopi Nusantara supaya generasi muda dalam menghadapi tahun baru 2018, bisa minum kopi gratis disini, daripada minum-minuman keras,” ajaknya.

Dr. Drs Immawan Wahyudi, MH, mengapresiasi ajakan ketua panitia untuk tidak minum-minuman keras. Selain itu dalam sambutannya Immawan menyampaikan beberapa pesan kepada Pokdarwis Wediombo terkait pengelolaan tempat pariwisata di Gunungkidul.

“Pada prinsipnya, pengelolaan wisata harus bisa meningkatkan ekonomi,” ujarnya.

Perlu diingat, tegas Immawan, tempat wisata yang dikelola saat ini adalah anugerah Tuhan Yang Maha Esa milik semua orang. Hanya secara administrasi Pemerintahan menjadi kewenangan Kabupaten, dalam hal ini Bupati.

“Oleh karena itu Pokdarwis jangan mengklaim, seolah-olah miliknya sendiri, karena tidak punya legalitas,” jelasnya.

Kemudian, lanjut Immawan, hormatilah wisatawan sebagai tamu, jangan menggunakan kesempatan untuk menaikan harga diluar kewajaran. Karena kalau nuthuk harga yang tidak wajar bisa dianggap sebagai pemerasan, jadi pokdarwis harus sadar bahwa kita hidup dalam aturan hukum.

Menurutnya, kalau menaikan atau menerapkan tarif harga yang tidak wajar, selain kedepannya wisatawan kapok, juga bisa berhadapan dengan masalah hukum. Perlakuan yang kurang baik kapada wisatawan yang dilakukan satu atau dua orang bisa mempengaruhi semuanya.

“Kalau jadi viral, yang diperlakukan jelek itu mengingatkan jangan ke Gunungkidul, yang rugi khan semua,” Immawan mengingatkan.

Oleh karena itu, imbuhnya, antar Pokdarwis satu dengan yang lain juga harus saling kerjasana yang sinergi, terarah, dan terukur. Antar Pokdarwis harus saling mengingatkan, jangan sampai yang salah malah dibela

“Kalau yang salah dibela karena alasan solidaritas, sama saja membakar kandangnya sendiri,” Pungkasnya.

Dalam acara penutupan selancar di Wediombo selain dihadiri Wakil Bupati Gunungkidul, juga dihadiri Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul, yang diwakili Sekdin Herry Sukmono, Muspika Kecamatan Girisubo, Kepala Desa Jepitu, dan Balong.

Reporter: W. Joko Narendro_ig.

infogunungkidul

Recent Posts

Belasan Rumah Dinas Brimob Polda DIY Dibangun di Gunungkidul

GUNUNGKIDUL - SELASA PAHING, SEBANYAK 18 unit rumah dinas Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda…

23 jam ago

Viral Kasus Bolosego, Oknum Polisi Dipatsus

YOGYAKARTA - SELASA PAHING, Aipda S  seorang oknum anggota polisi Polsek Kraton menjalani pemeriksaan Propram…

1 hari ago

Hari Jadi Karangasem, Puluhan UMKM Gelar Bazar

GUNUNGKIDUL - KAMIS PAHING, Hari Jadi Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan yang ke-93 menggelar bazar UMKM,…

6 hari ago

Gempa Magnitudo 3,0 Guncang Gunungkidul

GUNUNGKIDUL - SELASA KLIWON, GEMPA bumi dengan kekuatan Magnitudo 3,0 mengguncang Kabupaten Gunungkidul, Provinsi Daerah…

1 minggu ago

Pertamina Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Naik Hingga 2026 PT

PT PERTAMINA Patra Niaga memastikan harga BBM subsidi tetap tidak mengalami kenaikan hingga akhir 2026,…

2 minggu ago

Tabrak Honda Beat, Seorang Pelajar Meninggal Dunia di TKP

GUNUNGKIDUL - JUM'AT WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…

3 minggu ago