OPINI

PERJANJIAN POLITIK ANTARA TUHAN DENGAN UMATNYA

SILA pertama Dasar Negara Republik Indonesia adalah Ketuhanan Yang Maha Esa.

Dalam Surat Al-Ikhlas 112: Ayat 1 Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman, “Katakanlah (Muhammad), Dialah Allah, Yang Maha Esa.”

Tuhan Allah itu Maha Esa. Dia tempat meminta segala sesuatu, termasuk meminta kekuasaan.

Secara kontekstual untuk tahun 2024 jutaan permintaan bakal diluluskan oleh Allah dalam sebuah rencana besar pesta demokrasi.

Tujuan utama pesta elit yang pada dasarnya bukan pesta rakyat itu adalah kekuasaan.

Allah, melalui jutaan malaikat akan membagi-bagi rizki berupa kekuasaan kepada umat yang Allah ridhai dan cintai.

Allah maha kaya dan maha pemurah. Setiap permintaan umatnya diluluskan dengan perjanjian (kolusi) tertentu.

Mengapa musti disebut kolusi? Para peminta kekuasaan itu saja yang kurang menyadari bahwa yang diterima adalah sebuah ujian yang hasilnya ditagih di hari pembalasan.

Evoria kegembiraan ketika menerima kursi sering berubah menjadi mata gelap bukan dalam konteks kalifah, tetapi kalirupiah.

Kecintaan Allah SWT dibalas dengan kelakuan tak sepadan dengan saat awal manusia memintanya.

Tidak sedikit pemegang kekuasaan hasil pesta elitis yang kemudian dicabut dan diingatkan dengan didudukan di belakang jeruji besi.

Kejeblos di situ pun, sesungguhnya adalah ujian dalam konteks kecintaan Allah SWT terhadap kekalifahan manusia. Allah sungguh maha pengampun.

Menjadi pemimpin, kalifah, presiden, gubernur, bupati, walikota, lurah, atau apapun sebutanya, di Indonesia itu serba sangat menyenangkan.

Allah tetap menyayangi dengan kemaha-ampunannya. Salah diampuni, benar diangkat derajat kemanusiaanya. Berbeda dengan umat terdahulu seperti zaman Nabi Nuh Alaihi salam. Banjir melalap semua orang lalim. Di Indonesia tidak. (Bambang Wahyu)

infogunungkidul

Recent Posts

Indikasi Praktik Manipulasi TPR Baron, DPRD Minta Audit Menyeluruh

GUNUNGKIDUL-SENIN KLIWON, Persoalan tata kelola pendapatan sektor pariwisata khususnya wisata pantai di Kabupaten Gunungkidul, masih…

6 hari ago

Lupa Matikan Kompor, dua Rumah Ludes Terbakar Berikut Perhiasan dan Uang Tunai

TANJUNGSARI - SENIN KLIWON, Rumah milik Karim (71) warga Padukuhan Panggang 02/10, Kalurahan Kemiri, Kapanewon…

7 hari ago

Janabadra Club Dorong Sinergisitas Alumni Nasional untuk Kontribusi Almamater dan Bangsa

YOGYAKARTA-SENIN KLIWON, Lintas generasi alumni Universitas Janabadra (UJB) Yogyakarta menggelar acara halalbihalal nasional di Swiss-Belresidences…

7 hari ago

Kronologi Lengkap Penemuan Mayat Kering di Dalam Mobil Terparkir

YOGYAKARTA - MINGGU WAGE, warga Dusun Tiyasan, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, provinsi DIY…

1 minggu ago

Diduga Mencuri Sepeda Gunung, Oknum Anggota SatPol PP Diamankan Polisi

WONOSARI - SABTU PON, Sebuah  tamparan keras institusi pemerintahan kembali terjadi. Kali ini RDS alias…

1 minggu ago

DPPPAPPKB dan Polres Gunungkidul Bersinergi Kawal Kasus Asusila Anak di Bawah Umur

GUNUNGKIDUL – RABU KLIWON, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana…

2 minggu ago