Categories: NASIONAL

Pesawat Lion Air Jatuh di Perairan Laut Utara Karawang Diduga Menelan Korban Ratusan Jiwa

JAKARTA, SENIN PAHING – Pesawat Lion Air menuju Pangkal Pinang jatuh di perairan laut Utara Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10) diduga menelan korban sebanyak 189 jiwa termasuk Pilot, Copilot, awak Kabin, penumpang dewasa serta dua balita.

Diantara para penumpang ada 4 Anggota Korps Adhayksa yang turut menjadi korban atas insiden tersebut dan seorang istri jaksa. Hal itu dibenarkan pihak Kejaksaan Agung, melalui Kapuspenkum DR. Mukri dalam keterangannya.

“Berdasarkan sumber manifestasi pesawat Lion air TJ610 yang kami terima, 4 orang anggota kami, dan seorang istri jaksa ikut menjadi penumpang pesawat tersebut,” kata Mukri di Kejagung.

Adapun keempat jaksa tersebut adalah Andri Wiranofa/ Mr. no manifes 173 seat 8A (Koordinator pada Kejati Babel), Dody Junaedi no manifes 075 seat 19E (Kasi Pidsus Pangkalpinang), Shandy Johan Ramadhan manifes 122 seat 7F (Jaksa Fungsional Bangka Selatan), dan Sastiarta manifes no 141 seat 34E (staff Tata Usaha Kejati Babel), serta Nia Sugiono, istri dari Andri Wiranofa dengan no manifes seat 8B.

“Namun, istri Andri Wiranofa bukan yang tertera di manipestasi tertulis Wita Seriani no manifes 174 seat 22E, yang benar adalah Nia Sugiono. Dia duduk ditempat yang berbeda,” ungkapnya.

Kata Mukri, dari keterangan nama manifes atas nama Nia Sugiono sekaligus meluruskan nama-nama manifes penumpang yang telah beredar ke publik.

“Saya luruskan namanya bukan Wita Seriani tapi Nia Sugiono, dia duduknya terpisah,” ucapnya menegaskan.

Berdasarkan keterangan Kepala Bagian Kerjasama dan Humas Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Sindu Rahayu, Pesawat dengan nomor registrasi PK-LQP dilaporkan terakhir tertangkap radar pada koordinat 05 46.15 S – 107 07.16 E. Pesawat ini berangkat pada pukul 06.10 WIB dan sesuai jadwal akan tiba di Pangkal Pinang pada Pukul 07.10 WIB. Pesawat sempat meminta return to base sebelum akhirnya hilang dari radar.

Sebelumnya, pesawat Lions Air TJ 610 dengan Pilot Bhavve Suneja dan co pilot Harvino lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang sekitar pukul 6.20 WIB. Namun selang beberapa menit kemudian pesawat hilang contact.

Selain Pilot dan Co-Pilot, berikut 5 kru pesawat yang ikut dalam penerbangan tersebut dari manifes yang beredar yakni Shintia Melina (Supervisi pramugari), Citra Novita Anggelia Putri (Pramugari), Alfiani Hidayatul Solikah (Pramugari), Fita Damayanti Simarmata (Pramugari), dan Mery Yulyanda (Pramugari). Sedangkan jumlah penumpang 179 orang dewasa, 1 penumpang anak, dan 2 bayi. (edw/red)

infogunungkidul

Recent Posts

Geger Mushola Dibongkar, Inilah Duduk Permasalahannya

GUNUNGKIDUL - JUMAT KLIWON, Geger persoalan pembongkaran mushola Watu Bolong Kalurahan Banjarejo, Kapanewon Tanjungsari, Kabupaten…

3 jam ago

Belasan Rumah Dinas Brimob Polda DIY Dibangun di Gunungkidul

GUNUNGKIDUL - SELASA PAHING, SEBANYAK 18 unit rumah dinas Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda…

3 hari ago

Viral Kasus Bolosego, Oknum Polisi Dipatsus

YOGYAKARTA - SELASA PAHING, Aipda S  seorang oknum anggota polisi Polsek Kraton menjalani pemeriksaan Propram…

3 hari ago

Hari Jadi Karangasem, Puluhan UMKM Gelar Bazar

GUNUNGKIDUL - KAMIS PAHING, Hari Jadi Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan yang ke-93 menggelar bazar UMKM,…

1 minggu ago

Gempa Magnitudo 3,0 Guncang Gunungkidul

GUNUNGKIDUL - SELASA KLIWON, GEMPA bumi dengan kekuatan Magnitudo 3,0 mengguncang Kabupaten Gunungkidul, Provinsi Daerah…

1 minggu ago

Pertamina Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Naik Hingga 2026 PT

PT PERTAMINA Patra Niaga memastikan harga BBM subsidi tetap tidak mengalami kenaikan hingga akhir 2026,…

2 minggu ago