EKONOMI

Peternak Sapi Membeli HPT, Bukan Kebiasaan yang Keliru

WONOSARI, Rabu Pon – Setiap memasuki musim kering, pemilik ternak besar (sapi) bisa dipastikan rebutan membeli Hijauan Pakan Ternak (HPT). Puluhan truk dari Bantul, Sleman, Kulonprogo, bahkan Klaten Jawa Tengah berburu rupiah ke Gunungkidul.

Membeli HPT tidak salah, tetapi jika dicermati, Pemda dalam hal ini Dinas Pertanian terindikasi keliru menyikapinya. Pasalnya duit asal Gunungkidul tersedot ke Bantul, Sleman, Kulonprogo dan Klaten.

“Kenyataannya,  setiap akan masuk kemarau banyak truk  berisi pakan ternak naik ke Gunungkidul. Saya risi melihatnya. Apa ini telah menjadi budaya masyarakat? Sepertinya gak afdol kalau gak beli pakan. Pasti ada yang keliru dalam menyikapi hal ini,” ujar Kadisdukcapil Eko Subiantoro, 12/7/17.

Keprihatinan dan pertanyaan Eko Subiantoro berbalik menjadi bumerang, lantaran data pemilik sapi secara rinci tidak pernah terekam dalam angka, yang nota bene menjadi tanggungjawab Disdukcapil.

“Iya memang, kami hanya memiliki data penduduk. Data pemilik sapi, pastinya ada di Dinas Pertanian,” aku Subiantoro.

Peternak yang berkecenderungan membeli HPT diduga kuat lantaran tidak ada waktu untuk merumput. Pemilik sapi yang minim kesempatan mencari HPT, berdasarkan informasi yang dihimpun media, adalah PNS dan pejabat negara seperti anggota DPRD.

“PNS dan anggota DPRD yang kebetulan punya samben piara sapi, mana mungkin ada kesempatan mencari rumput,” timpal Joko Priyatmo, pengamat, sekaligus pemiara sapi asal Kecamatan Patuk.

Membeli HPT jenis tebon, menurutnya bukan budaya, tetapi satu keharusan karena persoalan waktu. PNS pulang kerja jam 16.00, yang  kebetulan nyambi menjadi peternak sapi, mau tidak mau harus membeli HPT. Redaksi

infogunungkidul

Recent Posts

Kecelakaan Beruntun, Seorang Pemotor Meninggal Dunia

GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…

3 hari ago

Melintas di Bokong Semar, Truk Tronton Terguling

BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…

2 minggu ago

28 Tahun Reformasi, Aktivis UJB Terbitkan Buku Sejarah Gerakan Mahasiswa Empat Dekade

JAKARTA-KAMIS PON, BERTEPATAN dengan 28 tahun jatuhnya Orde Baru, sebuah buku sejarah kolektif tentang gerakan…

2 minggu ago

“Adu Banteng” Vario Vs Supra dua Korban Dilarikan ke-RS

GUNUNGKIDUL - MINGGU WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…

3 minggu ago

Gorok Leher Sendiri, Pria Asal Gunungkidul Ditemukan Tewas

SLEMAN - JUMAT PAHING, SEORANG pria asal Kabupaten Gunungkidul yang berdomisili di Kecamatan Seyegan, Sleman,…

3 minggu ago

Waspada! Diduga Ulah Maling, 3 Warga Nglipar Kehilangan Emas dan Uang Tunai

GUNUNGKIDUL-RABU KLIWON, Dalam sepekan terakhir kasus pencurian dengan pemberatan terjadi di wilayah hukum Polsek Nglipar.…

3 minggu ago