Categories: OPINI

PILKADES 13 OKTOBER 2018, HARUS BELAJAR DARI KASUS RUKAMTO KEPALA DESA DADAP AYU

NGLIPAR, SENIN PON-Perhelatan demokrasi lokal pemilihan Kepala Desa di Gunungkidul telah selesai di laksanakan. Sebanyak 30 Kepala Desa baru lahir lewat pilihan langsung. Suka cita tentu saja mewarnai hati calon terpilih dan pendukungnya, namun tidak demikian bagi calon maupun tim yang kalah. Pelaksanaan yang damai semoga ke depan juga berjalan damai dan calon yang kalah segera dirangkul untuk membantu program kepala desa baru.

Belajar dari Rukamto yang dipaksa turun jabatan di tahun kedua, bisa dipakai cermin oleh siapapun, bahwa kompetisi pilkades itu memang ada yang menyisakan persoalan dikemudian hari.

Mestinya perangkat desa dan BPD tidak terjebak dukung mendukung kandidat, sehingga siapapun Kades pilihan rakyat harus didukung bukan malah dihambat atau dimusuhi.

Kepala Desa incumbent pasti tak ada masalah, dia sudah menguasai medan, tinggal melanjutkan program, namun bagi kades baru, perlu orientasi. Tugas baru itu pasti memerlukan waktu untuk mengenali perangkat desa yang akan membantunya. Kades baru harus mensosialisasikan visi missinya kepada perangkat dan BPD agar bisa sinkron. Jadi tidak bisa langsung start, semua perlu waktu.

Jangan karena kehati-hatian itu dijadikan senjata pihak tertentu untuk mengatakan kades baru tidak mampu, sehingga dengan kewenangan yang dimiliki menyusun strategi untuk menjatuhkan Kades pilihan rakyat.

Kasus Rukamto yang sampai saat ini masih menempuh hukum cari keadilan harus dijadikan pelajaran berharga. Kepala Desa hasil pilihan rakyat secara demokratis semestinya tak mudah dijatuhkan.

Selamat bekerja bagi sahabatku kepala desa baru. Dan juga trimakasih kepada sahabatku calon kades yang belum berhasil karena jiwa besarnya menghargai hasil demokrasi.

Oleh: Slamet, S.Pd. MM

infogunungkidul

Recent Posts

Tabrak Honda Beat, Seorang Pelajar Meninggal Dunia di TKP

GUNUNGKIDUL - JUM'AT WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…

6 hari ago

JAPFA dan LPER Resmikan Kemitraan Strategis

GUNUNGKIDUL - KAMIS PON, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) bersama Koperasi Produsen Usaha Lembaga…

6 hari ago

UNS Wisuda 1.082 Mahasiswa Periode VII Tahun 2026

SURAKARTA - MINGGU WAGE, UNIVERSITAS Sebelas Maret (UNS) Surakarta mewisuda sebanyak 1.082 mahasiswa di Auditorium…

1 minggu ago

Unjuk Rasa di Yogya Berlangsung Aman

YOGYAKARTA - JUM'AT PAHING, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta memastikan, aksi demontrasi yang berlangsung pada siang hingga…

2 minggu ago

Pendidikan Khas Kejogjaan Masuk Kurikulum Perguruan Tinggi

YOGYAKARTA - JUM'AT KLIWON, GUBERNUR Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X secara…

3 minggu ago

Bantul Diguncang Gempa Magnitudo 3,6

BABTUL - KAMIS WAGE, KABUPATEN Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta diguncang gempa bumi tektonik dengan…

3 minggu ago