WONOSARI – Sabtu Pahing | Polres Gunungkidul turun langsung memantau stok masker dan antiseptik di sejumlah apotek maupun toko penyedia bahan sembako. Hal itu dilakukan guna mengantisipasi kelangkaan masker karena aksi masyarakat yang memborong barang tersebut, di tengah hebohnya penyebaran virus corona.
Kasubag Humas Polres Gunungkidul, Iptu Enny Nur Widyastuti mengatakan, dalam satu minggu terakhir, jajaran Polres Gunungkidul tidak menemukan adanya aksi borong masker dan bahan sembako yang dilakukan oleh konsumen ke toko-toko maupun minimarket.
“Saat ini penjualan bahan sembako di minimarket, toko kelontong maupun pasar tradisional terlihat normal,” katanya, Sabtu (07/03/2020).
Iptu Eny mengatakan, jika kedapatan menimbun, akan dikenakan pidana. Pihaknya mengajak agar masyarakat bersama-sama menciptakan situasi aman dan kondusif.
Sementara itu, Yunda Ariani, asisten apoteker di Apotek Arga Nirmala menjelaskan, sejak satu bulan terakhir Ia kesulitan mendapatkan stok masker dan antiseptik. Meskipun ada, harga masker yang di tawarkan dari sales sangat tinggi.
“Ada tapi harganya yang kian meroket, bahkan mencapai Rp 350rb /pack, jadi kita sementara belum ambil, nanti kita akan jual berapa ke konsumen,” ujar Yunda. (hr)
YOGYAKARTA - KAMIS PAHING, SEJUMLAH wilayah di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) hari ini diperkirakan…
WONOSARI - KAMIS KLIWON | BDM (58) seorang lelaki pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS), Dinas…
GUNUNGKIDUL – KAMIS KLIWON | Kecelakaan tragis menimpa seorang pelajar Sekolah Dasar (SD) di Jalan…
GUNUNGKIDUL - KAMIS KLIWON Setidaknya 1.780 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dilarang beroperasi untuk sementara…
YOGYAKARTA - RABU PON | POLRES Bantul resmi menerbitkan Daftar Pencarian Orang atau (DPO) terhadap…
GUNUNGKIDUL – SENIN PAHING, Diduga kehilangan kendali, sepasang suami istri lanjut usia alami kecelakaan tunggal…