Categories: OPINI

PRIMORDIALISME LAHIR KARENA PERILAKU SEBAGIAN BESAR POLITISI

WONOSARI, RABU KLIWON-Pada awal kampanye, sebelum Pemilu 17 April 2019 dilaksanakan, ajakan menolak politisi berasal dari luar Gunungkidul cukup kuat. Menyerukan mencoblos politisi putra daerah, dalam terminologi politik disebut primordialisme. Ajakan tersebut, saat ini terus menguat, menjadi tantangan bagi caleg dari luar Gunungkidul.

Sejumlah caleg asal Gunungkidul kategori beken (terkenal) yang maju ke DPRD DIY antara kain : H. Setyo Wibowo, SE, Purwanto, ST (Gerindra); Wahyu Pradana Ade Putra, S.Psi, Kuntarti Puspandari, S.Pd (PDIP); Drs. Marsiono, MM, Slamet, S.Pd. MM (Golkar) , Suparja, S.IP, Isawanto (Nasdem); Ir. Imam Taufik, Tri Iwan Isbumaryani, SP (PKS); Agung Nugroho, SE (Perindo); Arif Setyadi, S.IP, Heri Kriswanto (PAN), H. Sutiyo, SE (PKB), ditawarkan sebagai politisi prioritas untuk dipilih, mewakili Gunungkudul.

Masyarakat, seperti digerakkan untuk tidak memilih caleg DPRD DIY yang berasal dari luar, terlebih tidak tinggal di Gunungkidul. Alasan masyarakat sangat rasional, terbukti selama 5 tahun anggota DPRD DIY dari luar Gunungkidul tidak memperhatikan problem yang dihadapi warga yang tersebar di 144 desa.

“Para caleg luar daerah, rajin datang kalau mau pemilu. Begitu berhasil duduk di kursi, mereka menghilang,” ujar calon pemilih yang enggan disebut namanya (22/11).

Politisi luar Gunungkidul terlalu sering mempraktekan perilaku kacang lupa kulitnya. Tidak keliru jika sebagian masyarakat Gunungkidul menilai, aktor politik pendatang, seperti dari Yogyakarta, Sleman, juga Bantul untuk sementara harus disingkiri, dalam arti tidak perlu didukung.

Penolakan yang menyakitkan bagi warga negara yang ingin berjuang untuk Gunungkidul. Tetapi itulah fakta politik. Ini tantangan berat bagi politisi asal luar daerah. Mereka harus bekerja ekstra keras untuk merebut 11 kursi yang disediakan khusus Dapil 7 DIY.

Primordialisme yang berkembang di masyatalat tidak bisa disalahkan, karena itu merupakan kontra respon terhadap perilaku sebagian politisi. Bambang Wahyu Widayadi

infogunungkidul

Recent Posts

Geger Mushola Dibongkar, Inilah Duduk Permasalahannya

GUNUNGKIDUL - JUMAT KLIWON, Geger persoalan pembongkaran mushola Watu Bolong Kalurahan Banjarejo, Kapanewon Tanjungsari, Kabupaten…

1 hari ago

Belasan Rumah Dinas Brimob Polda DIY Dibangun di Gunungkidul

GUNUNGKIDUL - SELASA PAHING, SEBANYAK 18 unit rumah dinas Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda…

4 hari ago

Viral Kasus Bolosego, Oknum Polisi Dipatsus

YOGYAKARTA - SELASA PAHING, Aipda S  seorang oknum anggota polisi Polsek Kraton menjalani pemeriksaan Propram…

4 hari ago

Hari Jadi Karangasem, Puluhan UMKM Gelar Bazar

GUNUNGKIDUL - KAMIS PAHING, Hari Jadi Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan yang ke-93 menggelar bazar UMKM,…

1 minggu ago

Gempa Magnitudo 3,0 Guncang Gunungkidul

GUNUNGKIDUL - SELASA KLIWON, GEMPA bumi dengan kekuatan Magnitudo 3,0 mengguncang Kabupaten Gunungkidul, Provinsi Daerah…

2 minggu ago

Pertamina Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Naik Hingga 2026 PT

PT PERTAMINA Patra Niaga memastikan harga BBM subsidi tetap tidak mengalami kenaikan hingga akhir 2026,…

2 minggu ago