PERISTIWA

Punya Pisang Ambon Bertandan Dua, Petani Perlu Melakukan Uji Tanam

NGLIPAR-RABU LEGI | Jogoboyo Kalurahan Pilangrejo, Kapanewon Nglipar, Kabupaten Gunungkidul Daerah Istimewa Yogyakarta, Ispawarto menginformasikan bahwa di Padukuhan Sriten tumbuh pisang Ambon berontong dua, sama besar.

“Pemilik pohon pisang ambon tersebut adalah Gino,” ujar Ispawarto, 14-3-2022.

Tidak perlu tercengang, karena tahun 2021 di Kapanewon Saptosari pernah tumbuhan pisang kepok bertandan empat. Pakar pisang dari UGM menyarankan petani harus jeli melihat potensi dan peluang.

Dr. Ir. Endang Sulistyaningsih, dosen Fakultas Pertanian UGM menyatakan, bahwa pisang bertandan dua, tiga, empat, lima dan seterusnya itu bisa disebabkan adanya mutasi alam yang sifatnya tetap atau sementara.

“Kalau mutasi tetap maka anakannya juga akan bisa membentuk tandan lebih dari satu. Namun jika mutasi sementara (temporary) maka anakan tidak akan bisa membentuk tandan dua atau lebih,” ulasnya.

Mutasi, menurutnya bisa terjadi pada meristem batang yang mempunyai primordia bunga. Penyebab mutasi bisa kondisi alam sekitar tanaman pisang tersebut.

“Misal populasi mikroorganisme tanah seperti bakteri yang bersifat plant growth promoting hizobacteria sehingga menghasilkan hormon yang bisa memicu mutasi yang menguntungkan, dengan tandan lebih dari satu.

Tetapi lanjut Dr. Endang, bakteri itu hanya salah satu faktor pendorong suhu tanah, pH tanah, nutrisi tanah juga bisa memicu terjadinya mutasi.

Dia menyarankan agar petani difasilitasi pihak desa untuk melakukan uji coba menanam anakan pada deretan tanah yang sama pula.

“Kalau tumbuh tandan 2 ya mutasinya permanen,” tandasnya. (Bambang Wahyu)

infogunungkidul

Recent Posts

Kecelakaan Beruntun, Seorang Pemotor Meninggal Dunia

GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…

6 hari ago

Melintas di Bokong Semar, Truk Tronton Terguling

BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…

2 minggu ago

28 Tahun Reformasi, Aktivis UJB Terbitkan Buku Sejarah Gerakan Mahasiswa Empat Dekade

JAKARTA-KAMIS PON, BERTEPATAN dengan 28 tahun jatuhnya Orde Baru, sebuah buku sejarah kolektif tentang gerakan…

3 minggu ago

“Adu Banteng” Vario Vs Supra dua Korban Dilarikan ke-RS

GUNUNGKIDUL - MINGGU WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…

3 minggu ago

Gorok Leher Sendiri, Pria Asal Gunungkidul Ditemukan Tewas

SLEMAN - JUMAT PAHING, SEORANG pria asal Kabupaten Gunungkidul yang berdomisili di Kecamatan Seyegan, Sleman,…

3 minggu ago

Waspada! Diduga Ulah Maling, 3 Warga Nglipar Kehilangan Emas dan Uang Tunai

GUNUNGKIDUL-RABU KLIWON, Dalam sepekan terakhir kasus pencurian dengan pemberatan terjadi di wilayah hukum Polsek Nglipar.…

4 minggu ago