POLITIK

Radar Politik Nasional Bakal Memancar Di Gunungkidul

PANGGANG-RABU PAHING | Tahun 2021 berakhir, menapak 2022, getaran tahun politik 2024 mulai terasa. Gunungkidul sisi barat daya, bakal menjadi tonggak penafsir siapa presiden yang akan menjadi pilihan 270 juta rakyat Indonesia.

Cupu Panjolo berulang kali menyuguhkan radar politik baik nasional maupun lokal.

Pada awalnya cupu yang tersimpan di Padukuhan Mendak, Kalurahan Girisekar, Kapanewon Panggang itu berfungsi sebagai pertanda yang berkaitan dengan dunia pertanian.

Karena saking lihainya para penafsir, belakangan menjadi seperti kalender lima tahunan untuk mengetahui pergantian pimpinan baik nasional maupun lokal.

Menjelang Pilkada GunungkIdul 2020, Sutarpan Lurah Desa Girisekar bersama abdi dalem Keraton Yogyakarta Dwijo Symarto menginformasikan bahwa salah satu kain mori pembungkus Cupu Panjolo ada gambar priya mengenakan kabaret.

Fakta membuktikan H. Sunaryanta terpilih menjadi Bupati Gunungkidul 2021-2026. Ini hanya satu kebetulan atau bagaimana, Wallahu alam.

Cupu Panjolo yang berwujud tembikar alias keramik itu oleh warga setempat diyakini sebagai petunjuk di ranah pertanian karena setiap tahun hanya dibuka sekali bertepatan mongso kapat atau musim petani labuh alias musim petani tebar benih. Hari pembukaan Cupu pun dipilih Anggoro Kasih atau Selasa Kliwon.

Ceritanya menjadi berbelok ke petunjuk munculnya benih politik (lahirnya pemimpin), tidak ada narasi yang bisa menjelaskan mengapa bisa demikian.

Tetapi berdasarkan referensi sejarah, Bumi Gunungkidul memang merupakan tanah kelahiran para leluhur (pemimpin).

Konflik internal antara Ki Ageng Giring dengan Ki Ageng Pemanahan soal kelapa muda (degan) dalam sejarah terbukti melahirkan Raja Mataram menurun hingga Keraton Yogyakarta.

Sri Sultan Hamengku Buwono Ke-9 bahkan memangku jabatan Wakil Presiden pada era pemerintahan Soeharto, walau tidak langgeng karena pilih mengundurkan diri.

Benang merah antara Ki Panjolo si penemu Cupu dengan Ki Ageng Giring dan Ki Ageng Pemanahan memang sulit dirunut. Sementara fakta menunjukkan, berulang kali Cupu Panjolo memberi tanda calon pemimpin nasional maupun daerah.

Getaran politik tahun 2024 rasanya bakal memancar di Padukuhan Mendak, Girisekar, Panggang Gunungkidul, terlepas dari spekulasi para ahli pembuat survey yang mengandalkan metode dan intelektualitas.

Tidak ada gambaran yang pasti siapa presiden Indonesia 2024, tetapi gambar yang ditafsirkan para pemburu mimpi itu pasti terjadi. (Bambang Wahyu)

infogunungkidul

Recent Posts

Prof Sony Warsono Resmi jadi Guru Besar UGM

YOGYAKARTA - JUMAT LEGI, PROFESOR Sony Warsono, MAFIS, Ph.D.,CA, Ak resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar…

9 jam ago

Rektor UGM Buka Rangkaian PIONIR, Sambut 11.099 Mahasiswa Baru

YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 11.099 mahasiswa baru Universitas Gadjah Mada mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus…

4 hari ago

Momentum HUT RI ke-81, SD Muhammadiyah Mulusan II Unjuk Kemajuan

GUNUNGKIDUL-SENIN PAHING, SD Muhammadiyah Mulusan II Padukuhan Mahbang, Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan, menggelar kegiatan jalan…

4 hari ago

Seorang Kakek asal Gunungkidul Tewas Tertemper Kereta Api

SLEMAN-SENIN PAHING, SEORANG kakek berinisial N (73) warga Ngalang, Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul,  DIY tewas…

4 hari ago

Ratusan Kakak Asuh Maba UPN Veteran Yogya Jalani Pelatihan Bela Negara di AAU

YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 210 mahasiswa UPN “Veteran” Yogyakarta yang terpilih sebagai kakak asuh…

5 hari ago

Kekeringan Akibat Kemarau Panjang di Gunungkidul Menjadi Perhatian Banyak Pihak

RONGKOP - KAMIS PON, Musim kemarau panjang tahun ini membawa tantangan ganda bagi Kabupaten Gunungkidul.…

1 minggu ago