GUNUNGKIDUL-KAMIS KLIWON | Setidaknya 268 sekolah di Kabupaten Gunungkidul penerima Dana Alokasi Khusus tahun 2020 diduga menyimpang dari juklak dan juknis. Seharusnya dikerjakan oleh Komite Sekolah, tetapi pelaksanaannya digarap rekanan.
“Inspektorat dan Badan Pemeriksa Keuangan Turun Tangan tetapi laporan hasil pemeriksan (LHP) harus menunggu awal Mei 2021,” ujar Ketua Komisi A DPRD Gunungkidul 25-3-2021.
Sesuai hasil rapat kerja degan Inspektorat di Gedung DPRD, demikian Eri Agustin menjelaskan, dari 268 sekolah penerima DAK tersebut hingga 25-3-2021 165 sekolah telah diperiksa Inspektorat dan BPK.
Hari terakhir pemeriksaan, 103 sekolah dimungkinkan Selasa 30-3-2021 pekan depan.
“Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) awal Mei atau pertengahan. Jadi DPRD Gunungkidul belum bisa membuat rekomendasi kepada eksekutif,” terang Eri Agustin.
Termasuk ada dan tidaknya sekolah yang ditengarai membelokkan dari reguladi yang telah ditetapkan. (Bambang Wahyu)
GUNUNGKIDUL-RABU PON, Terkait dugaan penahanan atau penundaan pemberian salinan rekam medis Rumah Sakit Umum Daerah…
GUNUNGKIDUL - SELASA PAHING, Salah satu putra terbaik Gunungkidul, sekaligus tokoh politik senior, Drs. HM.…
YOGYAKARTA - MINGGU KLIWON, PT AGRINAS Palma Nusantara (Persero) menjalin kerja sama dengan CV Smart…
GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Dugaan kasus malpraktik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari, yang menimpa…
GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Veda Ega Pratama berhasil mencetak sejarah besar bagi dunia balap motor…
GUNUNGKIDUL— KAMIS PAHING, Di tengah persoalan kekeringan yang terus terjadi pada setiap tahun, kebutuhan air…