JAKARTA, Senin Kliwon – Di Indonesia, tingkat keahlian guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) tidak merata, terlebih guru SMK swasta. Untuk mengurangi ketimpangan kualitas, Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) Kemendikbud melaksanakan Intruksi Presiden No. 9 Tahun 2016. Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan Dalam Rangka peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia dilakukan hingga level IV (empat).
Peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia merupakan implementasi Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI). Sertifikasi profesi yang dilakukan Kemendikbud berdasarkan standar KKNI dari sertifikat I hingga sertifikat IX.
Sertifikat IV bidang pelatihan dan asesmen yang berisi standar kompetensi level KKNI IV tersebut berisi 56 kompetensi keahlian, dibagi dalam 7 tujuh item meliputii:
(1). Bidang Otomotif dan Elektronika meliputi teknik kendaraan ringan, teknik sepeda motor, teknik elektronika industri, teknik eklektronika audio vidio, teknik mekatronika, teknik ototronik, kontruksi gedung, sanitasi dan perawatan;
(2). Bidang Kelautan: agrobisnis rumput laut, teknika kapal penangkap ikan, multimedia, teknik komputer dan jaringan, teknika kapal niaga, agribisnis perikanan air payau dan laut, dan nautika kapal niaga;
(3). Bidang Bangunan dan Listrik: i teknik instalasi tenaga listrik, otomasi industri, teknik pendingin dan tata udara, desain permodelan, bisnis konstruksi dan properti;
(4). Bisnis dan Pariwisata: perhotelan, akuntansi, tata busana, tata kecantikan rambut, tata boga, bisnis daring dan pemasaran, otomasi dan tata kelola perkantoran, tata kecantikan kulit, dan usaha perjalanan wisata;
(5). Bidang Mesin dan Teknik Industri: teknik pemesinan, teknik pengelasan, rekayasa perangkat lunak, dan teknik mekanik industri;
(6). Bidang Pertanian meliputi agribisnis perikanan air tawar, agribisnis pengolahan hasil pertanian, agribisnis tanaman perkebunan, agribisnis tanaman pangan dan holtikultura, teknologi produksi hasil hutan, alat mesin pertanian, serta
(7). Bidang Sni dan Budaya seperti kriya kreatif keramik, kriya kreatif kulit dan imitasi, kriya keratif kayu dan rotan, seni musik populer, produksi dan siaran televisi, desain komunikasi visual.
Revitalisasi tenaga kependidikan diharapkan mengubah kesetaraan dan kesamaan level kompetensi guru produktif di SMK negeri maupun swasta, termasuk guru kejuruan di madrasah. Tujuannya terwujud guru kejuruan berkualitas mampu menghasilkan lulusan SMK yang kompeten dan siap kerja.
Reporter: Oslen
Sumber : Release Humas Kemendikbud
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dua…
GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Pagi buta, M (76) seorang kakek warga Padukuhan Tonggor, Kalurahan Pacarejo,…
GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan satu unit Mobil Ambulan…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, KABID Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan membenarkan adanya kendaraan dinas…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, UNIVERSITAS Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta menjadi Perguruan Tinggi Keagamaan…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, Sebanyak 1.054 lulusan Program Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) Periode IV…