WONOSARI-RABU LEGI | Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X belum lama ini menginstruksikan kapasitas Rumah Sakit (RS) pemerintah ditingkatkan hingga 60 persen. Diharapkan, RSUD Saptosari adalah salah satu RS Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul rujukan penanganan COVID-19.
Terkait hal tersebut, Direktur RSUD Saptosari dr. Eko Darmawan menyatakan siap dan mampu memenuhi instruksi.
Eko berujar, Kapasitas RSUD Saptosari pun sifatnya fleksibel, sehingga bisa dioptimalkan sesuai permintaan Gubernur.
“Optimisme karena didasarkan pengalaman penanganan COVID-19 selama ini,” kata Eko, pada Selasa (19/01/2021).
Ia juga menambahkan saat ini lonjakan pasien positif COVID-19 tak terlalu tinggi, apalagi saat ini penanganan difokuskan bagi yang bergejala (simtomatik). Adapun RSUD Saptosari pernah menangani hingga lebih dari 20 pasien positif.
Mereka, dijelaskan Eko, ditempatkan dalam satu lantai tersendiri secara penuh sebagai ruang isolasi. Langkah serupa juga diambil saat terjadi lonjakan kasus baru pasca Idul Fitri 2020.
“Kalau sekarang kan fokusnya yang bergejala, menurut data terakhir ada 10 pasien yang dirawat,” jelas Eko.
Ia mengukapkan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gunungkidul sudah meminta peningkatan kapasitas, sebelum instruksi Gubernur keluar. Kini kapasitas untuk pasien COVID-19 mencapai 20-an tempat tidur, dua kali lipat dibanding saat RSUD Saptosari baru diresmikan.
Eko juga memastikan, petugas medis di sana masih mampu untuk menangani pasien. Menurutnya ada lebih dari 150 petugas, dan dianggap masih sangat mencukupi berdasarkan rasio kebutuhan.
“Layanan sampai saat ini juga belum terkendala, baik umum maupun COVID-19,” pungkasnya. (Heri)
GUNUNGKIDUL - SABTU LEGI , SEORANG Lansia berhasil ditemukan tim SAR Gabungan dengan selamat setelah…
GUNUNGKIDUL — RABU PON, Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) warga Kalurahan Katongan, Kapanewon Nglipar, Kabupaten…
GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…
BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…
JAKARTA-KAMIS PON, BERTEPATAN dengan 28 tahun jatuhnya Orde Baru, sebuah buku sejarah kolektif tentang gerakan…
GUNUNGKIDUL - MINGGU WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…