WONOSARI, Senin Pon-Bambang Wisnu Broto, Kepala Dinas Pertanian Gunungkidul, di berbagai kesempatan menyampaikan, permukaan tanah, 30% harus tertutup tajuk pepohonan. Secara teknis hal itu bisa mengurangi banjir.
Slamet S.Pd.MM politisi Golkar asal Kecamatan Ngipar memperhitungkan, intensitas penebangan kayu di Gunungkidul relatif tidak terkedali, sekaligus susah dikontrol.
“Berpegang pada rumus 30% permukaan tanah harus tertutup tajuk, bumi Gunungkidul sulit terpenuhi,” ujar Slamet (4/12).
Banjir akhir tahun 2017, menurutnya merupakan salah satu indikator betapa bumi Handayani relatif terbuka dan oleh sebab itu rentan terhadap banjir dan tanah longsor.
Rumah Aspirasi Titiek Soeharto yang bermarkas di Nglebak mengisi kekuarangan, dengan cara membagikan bibit tanam buah.
“Masyarakat harus berubah pikiran. Dengan menanam aneka buah, pendapatan bertambah, sebagian bumi terselematkan karena tidak tergerus erosi,” tegasnya.
Dia, Minggu 03 Desember 2017 menbagi bibit tanaman buah sebanyak 10.500 batang kepada beberapa kelompok tani dan masyarakat sekitar rumah aspirasi.
Mengenai jenis bibit meliputi: Durian otong 2.620, Durian Simemang 240. Blimbing Karangsari 340, Jambu Air Madu Deli 1.103, Jambu Biji Kristal 1.103, Kelengkeng Diamond Rever 840, Mangga Manalagi 840, Rambutan Binjai 955, Sirsak Ratu 1.442, Petai Gobang 490 dan Nangka Kandel 527.
Reporter : Agung Sedayu
GUNUNGKIDUL - SELASA KLIWON, GEMPA bumi dengan kekuatan Magnitudo 3,0 mengguncang Kabupaten Gunungkidul, Provinsi Daerah…
PT PERTAMINA Patra Niaga memastikan harga BBM subsidi tetap tidak mengalami kenaikan hingga akhir 2026,…
GUNUNGKIDUL - JUM'AT WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
GUNUNGKIDUL - KAMIS PON, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) bersama Koperasi Produsen Usaha Lembaga…
SURAKARTA - MINGGU WAGE, UNIVERSITAS Sebelas Maret (UNS) Surakarta mewisuda sebanyak 1.082 mahasiswa di Auditorium…
YOGYAKARTA - JUM'AT PAHING, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta memastikan, aksi demontrasi yang berlangsung pada siang hingga…