PERISTIWA

Saran Heri Nugroho Gunungkidul Prioritaskan Swasembada Ketela Bukan Beras

WONOSARI-RABU PAHING | Mungkinkah Gunungkidul Swasembada Beras secara lokal untuk warga 700 jiwa lebih? Tidak menutup kemungkinan seperti itu, tetapi disarankan lebih baik swasembada ketela, sehingga cakupannya lebih luas menjadi swasembada pangan.

Revolusi Hijau diawali Presiden Soekarno dengan program Padi Sentra tahun 1963. Soeharto meneruskan dengan mekanisasi pertanian padi. Hasilnya diakui dunia, Indonesia menjadi negara swasembada beras tahun 1983. Presiden berikutnya tidak mepertahankan gerakan tersebut, karena situasi politik berubah.

Heri Nugroho, Wakil Ketua DPRD Gunungkidul mengatakan, swasembada mungkin saja, karena lahan yang masih ada berpotensi untuk swasembada beras dengan syarat lahan digarap secara maksimal serta didukung sarpras yang memadai.

Menuju swasembada beras menurutnya perlu meliat data lahan, pekerja, sapras dan ketersediaan air, karena padi butuh air yang cukup. Ingat, kata Heri Nugroho area sawah di Gunungkidul terbatas.

Fakta di lapangan Dinas Pertanian Pangan Gunungkidul gencar gelontorkan dana untuk optimalisasi lahan kering (Opla), agar bisa panen 2 atau 3 kali setahun.

Menurut Wakil Ketua DPRD hal itu berpengaruh pada volume produksi beras.

“Tetapi lebih tepat jika Gunungkidul menjadi pusat produksi ketela, targetnya swasembada ketela,” demikian anggota DPRD empat periode ini.

Swasembada ketela lebih prospektif karena lahan Gunungkidul adalah batu bertanah bukan tanah berbatu,” tandasnya.

Kesimpulan Heri Nugroho, swasembada ketela diutamakan baru kemudian mengejar swasembada beras. (Bambang Kluthik)

infogunungkidul

Recent Posts

Kecelakaan Beruntun, Seorang Pemotor Meninggal Dunia

GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…

1 minggu ago

Melintas di Bokong Semar, Truk Tronton Terguling

BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…

2 minggu ago

28 Tahun Reformasi, Aktivis UJB Terbitkan Buku Sejarah Gerakan Mahasiswa Empat Dekade

JAKARTA-KAMIS PON, BERTEPATAN dengan 28 tahun jatuhnya Orde Baru, sebuah buku sejarah kolektif tentang gerakan…

3 minggu ago

“Adu Banteng” Vario Vs Supra dua Korban Dilarikan ke-RS

GUNUNGKIDUL - MINGGU WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…

3 minggu ago

Gorok Leher Sendiri, Pria Asal Gunungkidul Ditemukan Tewas

SLEMAN - JUMAT PAHING, SEORANG pria asal Kabupaten Gunungkidul yang berdomisili di Kecamatan Seyegan, Sleman,…

4 minggu ago

Waspada! Diduga Ulah Maling, 3 Warga Nglipar Kehilangan Emas dan Uang Tunai

GUNUNGKIDUL-RABU KLIWON, Dalam sepekan terakhir kasus pencurian dengan pemberatan terjadi di wilayah hukum Polsek Nglipar.…

4 minggu ago