WONOSARI, Selasa Pahing – Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul dr. Dewi Irawati berbicara soal bayi penderita hidrosefalus. Kepada ibu hamil, dia megajukan beberapa saran pencegahan.
Dihubungi melalui aplikasi Whatsapp, dr. Dewi Irawati menyatakan, bahwa Dinas Kesehatan tidak memiliki jumlah bayi penderita penyakit kepala membesar ini.
BACA:
“Untuk jumlah penderita berada di 30 Puskesmas atau Rumah Sakit (RS),” ujar dr. Dewi Irawati,” (2/4).
Program khusus penanganan hidrosefalus, menurutnya tidak ada. Hal itu tidak seperti DBD, HIV, atau yang lain, karena kasusnya sangat jarang.
“Hidrosefalus Ini kan penyakit sejak lahir. Yang kami upayakan adalah seorang calon ibu harus bisa menjaga kehamilannya dengan baik,” tandasnya.
BACA JUGA:
Dia menyarankan, pertama, hamil tidak terlalu muda dan tidak terlalu tua.
Kedua, gizi ibu hamil harus cukup, tidak boleh kekurangan energi kronis.
Ketiga, tidak anemia (kekurangan sel darah merah), tidak hamil terlalu sering, tidak terlalu banyak anak, selalu sehat di masa kehamilan.
YOGYAKARTA - KAMIS PAHING, TIM Admisi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) bergerak aktif mengenalkan International Undergraduate…
YOGYAKARTA - JUMAT LEGI, PROFESOR Sony Warsono, MAFIS, Ph.D.,CA, Ak resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar…
YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 11.099 mahasiswa baru Universitas Gadjah Mada mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus…
GUNUNGKIDUL-SENIN PAHING, SD Muhammadiyah Mulusan II Padukuhan Mahbang, Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan, menggelar kegiatan jalan…
SLEMAN-SENIN PAHING, SEORANG kakek berinisial N (73) warga Ngalang, Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul, DIY tewas…
YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 210 mahasiswa UPN “Veteran” Yogyakarta yang terpilih sebagai kakak asuh…